Inovatif! BPBD Nunukan Ubah Sampah Plastik jadi Paving Blok Ramah Lingkungan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Langkah inovatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan dalam upaya pengelolaan sampah berkelanjutan.

Untuk pertama kalinya, BPBD memanfaatkan sampah plastik daur ulang menjadi paving blok yang kini menghiasi halaman kantor mereka seluas 167 meter persegi.

Kepala BPBD Nunukan, Arief Budiman, menyebut proyek ini sebagai pilot project pertama di kabupaten tersebut, sekaligus pembuktian bahwa limbah plastik bisa disulap menjadi material bangunan berkualitas dan ramah lingkungan.

“Ini pertama kalinya di Nunukan. Kami manfaatkan limbah plastik yang didaur ulang menjadi paving blok, dan hasilnya sangat memuaskan. Sudah kami pasang di halaman kantor BPBD dan mendapat dukungan penuh dari Bapak Bupati,” kata Arief, Ahad (24/8/2025).

Baca Juga :  Kasus Penyakit Akut dan Kecelakaan Meningkat di Nunukan Selama Lebaran

Paving blok inovatif ini tak hanya unggul dari sisi lingkungan, namun juga kokoh secara fisik. Hasil uji coba menunjukkan kekuatannya mampu menopang beban hingga 10 ton, setara atau bahkan lebih baik dari paving blok konvensional.

“Kalau selama ini sampah plastik hanya jadi pelampung atau barang-barang kecil, sekarang manfaatnya lebih luas. Dengan paving blok ini, kita mempercantik lingkungan kantor dan sekaligus mengelola sampah,” tambahnya.

Program ini juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat. Dengan kebutuhan sekitar 4.000 paving blok untuk satu area, sekitar 4 ton sampah plastik berhasil didaur ulang.

Baca Juga :  Wisata Sebatik Diserbu Pengunjung Selama Libur Lebaran

“Ini membuka peluang kerja baru, masyarakat bisa mengumpulkan dan menjual sampah plastik. Jadi, selain berdampak ekologis, ada nilai ekonomi juga,” jelas Arief.

Salah satu penyebab banjir di kota ini adalah sampah yang menyumbat parit. Kalau kita kelola sampah secara terpadu, ini bagian dari mitigasi bencana juga, bukan hanya soal estetika.

Dengan proyek percontohan ini, BPBD berharap akan ada perubahan pola pikir masyarakat dalam melihat dan mengelola sampah plastik.

“Pemanfaatan limbah plastik jadi paving blok ini jadi bukti bahwa sampah bisa jadi sumber daya. Semoga jadi inspirasi bagi OPD lain dan masyarakat luas,” jelasnya.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran, Ratusan Penumpang Padati Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menyambut baik inovasi ini dan memastikan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan bank sampah dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) untuk memperluas kapasitas produksi paving blok ramah lingkungan ini.

“Program ini sudah mulai di BPBD, dan kami ingin kembangkan lebih luas lagi. Kolaborasi dengan berbagai pihak akan jadi kunci keberhasilannya,” kata Bupati Irwan.

Selain memperindah kawasan dan mendaur ulang sampah, program ini juga dinilai dapat membantu mengurangi risiko banjir akibat penumpukan sampah di saluran air. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *