benuanta.co.id, NUNUKAN – Memasuki hari kedua pencarian terhadap korban tenggelamnya perahu kayu (jongkong) bermesin tunggal 15 PK bermuatan rumput laut di perairan Tanjung Haus, Kabupaten Nunukan, tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu jasad yang diduga merupakan korban dari insiden tersebut pada Kamis, 14 Agustus 2025.
Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik menyampaikan bahwa pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk tim SAR, personel Posal Sei Tawan dan Posal Sei Nyamuk, Sat Brimob Sebatik, para nelayan dari Balansiku, serta keluarga korban yang turut membantu proses pencarian.
Sekitar pukul 08.30 WITA, Andi Amirrulloh yang merupakan Ketua RT 04 di Desa Balansiku, menerima laporan dari nelayan budidaya rumput laut, Wanimbang, mengenai penemuan mayat yang tersangkut di pondasi rumput laut miliknya.
“Setelah menerima informasi tersebut, kami bersama tim SAR langsung menuju lokasi penemuan korban,” kata Primayantha Maulana Malik, kepada benuanta.co.id.
Tepat pukul 09.30 WITA, tim gabungan tiba di lokasi penemuan dengan koordinat 3°54’37.4″ LU dan 117°52’33.4″ BT. Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju Desa Balansiku untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Tim SAR gabungan bersama jenazah masih dalam perjalanan menuju Desa Balansiku,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







