benuanta.co.id, NUNUKAN – Duka masih menyelimuti keluarga Aco (52), warga RT 05 Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Rumah miliknya yang berukuran 8×25 meter persegi habis dilalap si jago merah pada Sabtu siang, 26 Juli 2025.
Dalam hitungan menit, bangunan non permanen itu rata dengan tanah, meninggalkan puing dan bara sebagai saksi bisu amukan api.
Wujudu kepedulian terhadap musibah tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga Aco.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk tanggap darurat atas musibah kebakaran yang meluluhlantakkan seluruh isi rumah korban.
“Kami dari BPBD Nunukan menyerahkan bantuan logistik kebutuhan dasar bagi keluarga Pak Aco, warga Desa Balansiku, yang rumahnya terbakar pekan lalu,” kata Kepala Subbidang Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin.
Tak hanya kehilangan tempat tinggal, Aco juga harus menanggung kerugian besar akibat hangusnya sejumlah alat kerja penting seperti chainsaw, mesin genset, dan satu unit sepeda motor roda dua.
Kebakaran juga menghanguskan lebih dari 5 kubik kayu ulin sepanjang 8 hingga 9 meter yang disimpan di kolong rumahkayu yang seharusnya menjadi tabungan hidup dan harapan masa depan.
Bantuan yang disalurkan BPBD meliputi berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, gula, kopi, teh, telur, minyak goreng, serta perlengkapan darurat seperti selimut, tikar/matras, dan paket sembako lainnya.
Kini, Aco bersama istrinya terpaksa menumpang tinggal di rumah kerabat yang terletak tepat di depan lokasi bekas rumah mereka yang hangus. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







