benuanta.co.id, NUNUKAN – Jelang hari raya Natal dan tahun baru (Nataru), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean C Nunukan tingkatkan pengawasan dan pelayan di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan.
Pejabat Fungsional Ahli Pertama, Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis, KPPBC Nunukan, Abiyoso mengatakan jelang Nataru ini pihaknya meningkatkan pengawasan khususnya terhadap penumpang dan barang yang masuk dari Tawau, Malaysia.
“Tentunya untuk pengawasan kita lebih perketat lagi jelang Nataru ini, karena arus masuk penumpang tentu akan lebih meningkat dibandingkan dengan hari-hari biasanya,” kata Abiyoso kepada benuanta.co.id, Senin (16/12/2024).
Dikatakannya, untuk di wilayah kepabeanan yakni Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan, pihaknya akan menyiagakan setidaknya 10 hingga 15 personel untuk melakukan pengawasan. Bahkan, pemeriksaan barang dan badan akan lebih diperketat oleh pihaknya antisipasi masuknya barang-barang ilegal seperti narkotika.
Tak hanya di Pelabuhan Tunon Taka, KPPBC Nunukan juga melakukan pengawasan di sejumlah pintu-pintu perbatasan Indonesia-Malaysia yang ada di Kabupaten Nunukan. Baik itu patroli darat dan patroli di wilayah perairan.
“Kita juga sudah lakukan rapat koordinasi dengan KSOP Nunukan terkait Posko keselamatan Nataru, jadi kalau ditanya terkait kesiapan kita jelang Nataru ini kita sudah sangat siap baik itu pengawasan maupun dari segi pelayanan,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait pengawasan dengan menurunkan anjing pelacak K-9, Abyoso mengatakan jika pihaknya masih mengupayakan kepada Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur (Kalbigtim) agar menurunkan K-9 di Kabupaten Nunukan. Hal ini mengingat K-9 hanya ada di Kantor wilayah, sementara saat ini K-9 tengah ditugaskan di wilayah lain.
“Kita akan pastikan dulu ke kantor wilayah, apakah K-9 ini akan diturunkan ke Nunukan atau tidak, karena posisinya K-9 lagi diturunkan di kota lain. Tapi pada prinsipnya untuk antisipasi barang-barang ilegal ini kita di Pelabuhan juga sudah ada dua unit mesin X-Ray,” jelasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Nicky Saputra







