Arung Jeram di Lumbis Pansiangan Jadi Terobosan Baru Pariwisata Perbatasan Indonesia-Malaysia

NUNUKAN – Objek wisata arung jeram yang ada di Kecamatan Lumbis Pansiangan, jika dikelola dengan baik dan profesional, maka wisata tersebut diyakini akan dapat berkembang dengan baik. Dapat menarik minat wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung dan menjadikan ikon wisata tersendiri bagi wilayah di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Wisata arung jeram yang baru saja di-launching oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, 28 Agustus 2020 lalu itu, terletak di pertemuan tiga peradaban sungai. Seperti Sungai Pansiangan, Sungai Sedalid dan Sungai Sembakung, dengan nama lokasinya Pulungan, perpaduan wisata dan budaya.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Berikan Bantuan Ratusan Paket Sembako kepada Petugas Kebersihan

Ini adalah sebuah terobosan baru bagi dunia pariwisata, khususnya di perbatasan Indonesia-Malaysia Bagian Sabah, yakni wisata arung jeram di Lumbis Pansiangan.

“Saat itu saya bersama beberapa staf kemah di pinggir sungai, berdiskusi dan akhirnya kami bisa menyimpulkan bahwa Kecamatan Lumbis Pansiangan, kalau diminta kita untuk meruntuhkan gunungnya serta merubah batunya yang ada di pinggir sungai adalah sesuatu yang tidak mungkin,” kata Plt. Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis, S.Sos, M.AP, Senin (1/9/2020).

Baca Juga :  Bupati Nunukan Hadiri Peringatan Malam Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah

Lebih lanjut dijelaskan Lumbis, hasil diskusi bersama beberapa pemikir tersebut, menghasilkan kesimpulan bahwa giram-giram yang menakutkan ini dicoba dibuat sarana untuk bergembira.

“Maka kita mendorong wisata rafting (arung jeram) dan eko wisata di Lumbis Pansiangan kita dorong, maka saya mengajak Kepala Desa untuk mengembangkan objek wisata ini,” jelasnya.(*)

 

Baca Juga :  Dukung Operasi Ketupat Kayan, Pemkab Nunukan Minta Instansi Terkait Saling Bersinergi

Reporter Darmawan
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *