NUNUKAN – Setelah membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Keluarga Harapan (PKH) di Lantai 4 Kantor Bupati, Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid langsung menuju lantai lima untuk membuka penyerahan secara simbolis santunan kepada guru mengaji, guru sekolah minggu, Imam, khatib dan pendeta, Selasa 18 Agustus 2020.
Pembinaan umat beragama adalah salah satu pilar penting dalam sebuah pembangunan, sebab dengan terlaksananya pembinaan umat beragama yang mantap, akan berperan besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang beriman dan bertaqwa.

Hal ini secara tidak langsung juga akan menciptakan suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Sehingga berbagai program dan kegiatan pemerintah dapat didukung dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Nunukan sendiri hingga saat ini terus berkomitmen untuk turut ambil bagian dan mendukung organisasi-organisasi keagamaan dan rumah rumah ibadah untuk melakukan pembinaan kepada umatnya.
“Kita menyerahkan bantuan secara simbolis kepada guru mengaji, guru sekolah minggu, Imam, khatib dan pendeta tahap satu ini sebanyak 942 orang, yang disalurkan langsung ke rekening bank yang telah kita kerja sama dan nantinya langsung cair di rekening mereka,” kata Bupati Laura kepada benuanta.co.id.
Laura berterima kasih dan mengapresiasi atas peran serta dan dedikasi guru mengaji, guru sekolah Minggu, Imam, khatib dan pendeta terhadap pembinaan umat beragama. “Kemarin kita baru saja memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun, kemerdekaan yang direbut dengan penuh perjuangan oleh para pahlawan. Apa yang telah mereka lakukan dalam membina umat adalah salah satu wujud perjuangan masa sekarang, dalam rangka mengisi dan mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan kita 75 tahun yang lalu,” ujarnya.

Apa yang telah diberikan oleh pemerintah ini, lanjut Laura, merupakan wujud perhatian dan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
“Menjadi harapan kami selaku pemerintah daerah kedepannya program ini dapat terus berlanjut sehingga dapat turut mendorong seluruh lapisan masyarakat agar dapat saling bergandengan tangan dan saling bahu membahu dalam melaksanakan proses berjalannya pembangunan,” harapnya.
Untuk diketahui, santunan untuk guru mengaji, guru sekolah minggu, Imam, khatib dan pendeta, dari pemerintah daerah ini masing-masing sebesar Rp 1 juta per tahun dan akan dicairkan dua tahap. (*)
Reporter: Darmawan
Reporter: M. Yanudin







