Tangani 35 ODGJ, Puskesmas Nunukan Harapkan Dukungan Keluarga Pasien

benuanta.co.id, NUNUKAN – Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Nunukan terus mendapatkan perhatian pemerintahh. Seperti Puskesmas Nunukan, yang setiap bulannya rutin mengunjungi dan memberikan pengobatan gratis.

Program Jiwa Puskesmas Nunukan, Syarifuddin menjelaskan, berdasarkan data setidaknya ada 65 ODGJ di Nunukan dengan rincian Desa Binusan 8 orang, Nunukan Utara 10 orang, Nunukan Tengah 23 orang, Nunukan Barat 20 orang dan di faskes lain 4 orang.

Baca Juga :  Liquid Ganja Sintetis Ancam Pelajar di Nunukan, Polisi Tekankan Peran Pengawasan Orang Tua

“Pasien kami itu sekitar 65 orang, namun sebagian sudah ada yang pulang kampung atas permintaan pihak keluarga dan ada sebagian keluarganya tidak mendukung untuk pengobatan ODGJ,” kata Syarifuddin, kepada benuanta.co.id, Rabu (5/7/2023).

Dari 65 orang ini, hanya 35 orang yang saat ini mereka tangani untuk diberikan obat atau yang selalu mereka kunjungi. Sedangkan sebagian sudah dipulangkan ke kampung halamannya sebanyak 12 orang.

Baca Juga :  Nunukan Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Masuk Kategori Sedang

Walaupun sebagian sudah dipulangkan ke kampung masing-masing. Puskesmas tetap memantau perkembangan melalui telpon. Dari informasi yang didapat, kata Syarifuddin, pasien ODGJ yang pulang kampung juga menjalani pengobatan rutin di Puskesmas terdekat.

Selain itu, yang menjadi fokus Puskesmas Nunukan saat ini adalah ke pihak keluarga agar mau memberikan obat. Karena dampak pemberian obat ini sangat baik bagi ODGJ yang bisa perlahan memberikan kesembuhan dan merasa tenang, tidak berkeluyuran di jalan dan tidak pulang larutan malam.

Baca Juga :  HUT ke-27 Nunukan, Pemkab Paparkan Capaian Kinerja

“Ada keluarga yang masih menolak diberikan obat kepada pasien, ini kami akan melakukan pendekatan. Kami mau melakukan pendekatan kepada keluarga mengingat si pasien ODGJ sudah mulai berjalan hingga tengah malam,” tandasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *