Amunisi Mortir Berukuran 81 mm Ditemukan Warga di Desa Bambangan

NUNUKAN – Amunisi mortir yang berukuran 81 mm ditemukan oleh Saka (51) di kebun miliknya di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan.

Saat menemukan Munisi mortir tersebut ia melaporkan ke Satgas Pamtas Yonif 623/BWU di pos bambangan.

Hal itu pun dibenarkan oleh Danpos Bambangan Letda Inf Agus S. Abidin, munisi mortir kaliber ini berukuran 81 mm tersebut ditemukan atas laporan warga yakni Saka (51) yang tidak sengaja menemukan di kebun miliknya.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Banjir di Nunukan Berakhir, 4 Ribu Kepala Keluarga Dipastikan Terima Logistik

Menindak lanjuti laporan tersebut, Danpos beserta dua anggotanya langsung mengecek ke tempat kejadian perkara (TKP) demi memastikan kebenaran penemuan munisi.

Persis sebagaimana laporan warga bahwa ada munisi mortir di kebunnya. Saat ditemukan, benda berbahaya ini dalam kondisi sudah berkarat karena telah lama tertimbun tanah.

“Diduga munisi mortir kaliber 81 mm itu merupakan amunisi bekas konfrontasi dengan negara Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang terjadi pada tahun 1960. Granat tersebut diduga tidak meledak saat konfrontasi terjadi,” Kata Letda Inf Agus, Ahad (5/7/2020).

Baca Juga :  Bakesbangpol Bakal Lakukan Seleksi Calon Paskibraka melalui Test CAT

Dan saat ini munisi mortir kaliber 81 mm itu dibawa ke Pos Bambangan untuk diidentifikasi dan diisolasi karena disinyalir masih dapat meledak sewaktu-waktu. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *