Judha: Jangan Paksa Diri Bekerja ke Luar Negeri dengan Jalur Ilegal!

benuanta.co.id, NUNUKAN – Judha Nugraha dari ​Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia, berkunjung ke wilayah Kabupaten Nunukan dan melakukan pertemuan bersama dengan UPT. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, Rabu, 20 Juli 2022.

Kedatangannya ke Nunukan untuk memfasilitasi repatriasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru saja dideportasi oleh pihak Malaysia.

Beberapa langkah yang sudah dilakukan salah satunya percepatan proses deportasi warga negara Indonesia yang berada di Malaysia, mengingat kondisi deteksi Imigrasi Malaysia sudah overloud, sehingga percepatan ini akan membantu WNI untuk kembali pulang ke Indonesia.

Baca Juga :  3 Sekolah di Perbatasan Indonesia-Malaysia Terima MBG Pertama

“Hari ini sebanyak 237 WNI dari detensi imigrasi Malaysia akan dipulangkan,” kata Judha Nugraha,

Lanjut Judha, pihaknya akan melakukan penanganan, bukan hanya ketibaan saja dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk mengantar deportasi ke kampung halaman masing-masing. Tak hanya itu, mereka juga akan melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap WNI selama berada di tahanan Malaysia.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah DKPP Nunukan Diserbu Warga di Alun-alun

Kata dia, seperti biasa setelah diterima akan dilakukan pendataan dan pendalaman lebih lanjut. Setelah itu baru akan diantar ke daerah mereka masing-masing.

Judha Nugraha menjelaskan, setiap WNI berhak untuk mendapatkan pekerjaan termasuk jika ingin mendapatkan pekerjaan ke luar negeri harus melalui prosedur yang resmi yang sesuai peraturan undang-undang nomor 18 tahun 2017, terkait perlindungan pekerja migran, jika ingin bekerja dengan baik dan terlindungi maka lakukan sesuai dengan prosedur.

Baca Juga :  27 Warga Desa Sungai Pancang Terima BLT Triwulan I Sebesar Rp 450 Ribu per Orang

“Jangan memaksa diri untuk bekerja keluar negeri melalui cara ilegal, karena jika sejak awal saja melanggar hukum tidak sesuai dengan prosedur, sehingga perlindungan hukum mereka tidak akan dapat walaupun ada itu terbatas,” tegasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *