MIN 1 Bulungan Wakili Kaltara di Program POV Ramadan Kemenag

benuanta.co.id,BULUNGAN — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bulungan terpilih mewakili sekolah dan madrasah di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam Program Ramadan 2026 M/1447 H Pendis On Vlog (POV) yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Program nasional ini melibatkan satuan pendidikan terpilih dari 36 provinsi. Kaltara menjadi salah satu daerah yang mendapat kepercayaan, dengan MIN 1 Bulungan sebagai representasi madrasah dan sekolah di provinsi tersebut.

Baca Juga :  TMMD Buka Akses Jalan 3,5 KM di Salimbatu

Terpilihnya MIN 1 Bulungan dinilai mencerminkan meningkatnya kapasitas madrasah di daerah dalam merespons transformasi pendidikan berbasis literasi digital. Pengakuan dari tingkat nasional ini sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi peserta didik madrasah di luar Pulau Jawa mampu bersaing secara nasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara H. Muh. Saleh, menyebut capaian tersebut sebagai bukti adaptivitas madrasah terhadap perkembangan teknologi.

“Ini menunjukkan bahwa madrasah di daerah mampu berinovasi, kreatif, dan responsif terhadap perkembangan literasi digital,” kata Saleh, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  Program MBG Ramadan di Tanjung Selor Tuai Kritik, Begini Jawaban Korwil BGN Bulungan

Menurut dia, keterlibatan MIN 1 Bulungan sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam mendorong madrasah yang unggul, moderat, dan berdaya saing. Madrasah, kata dia, tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang penguatan karakter, kreativitas, dan budaya lokal.

Dalam program POV Ramadan 2026, peserta didik diminta memproduksi video vlog aktivitas sekolah selama bulan Ramadhan dengan menampilkan kekhasan daerah masing-masing. MIN 1 Bulungan memilih menggunakan bahasa Bulungan serta menampilkan kuliner khas daerah, Lawa, sebagai bagian dari penguatan identitas lokal melalui media digital.

Baca Juga :  PKL Jalan Durian–Sabanar Diimbau Tak Berjualan di Atas Drainase

Kanwil Kementerian Agama Kaltara berharap keikutsertaan MIN 1 Bulungan dapat menjadi pemantik bagi madrasah lain untuk mengembangkan literasi digital yang berakar pada nilai keislaman dan kearifan lokal. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *