TANJUNG REDEB – Setelah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) sarana dan prasarana (Sarpras) 6 kampung di Kecamatan Biduk-Biduk, Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Ghazali didampingi Asisten I, Hendratno melanjutkan Monev ke Kecamatan Batu Putih, yang diawali dari Kampung Ampen Medang dan berakhir di Kampung Sumber Agung, Rabu (17/8/2022).
Monev kali ini tidak jauh beda dengan monev di 6 kampung Kecamatan Biduk Biduk, yakni terkait bidang pendidikan, kesehatan, evaluasi air bersih, listrik, telekomunikasi, realisasi ADK dan jalan umum yang masuk dalam kewenangan daerah. Kampung yang masuk agenda monev tersebut di antaranya Kampung Ampen Medang, Lubang Keletak, Batu Putih, Tembudan, Kayu Indah, Balikukup dan Sumber Agung.
Monev yang dilaksanakan oleh Sekda itu juga sebagai rangkaian dalam melihat sejauh mana realisasi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Berau, seperti peningkatan infrastruktur jalan untuk menunjang perekonomian kampung, program peningkatan sarana fasilitas air bersih dan listrik di seluruh kampung dan tata kelola pemerintahan, yang baik dan berkualitas melalui sumber daya manusia (SDM) yang profesional berbasis digital teknologi.

Menurut Sekda, Muhammad Ghazali, terkait dunia pendidikan di Kampung Batu Putih ada tempat upacara, bangku dan kursi siswa perlu mendapat perhatian khusus.
“Termasuk perumahan guru, juga perlu mendapatkan perhatian khusus, agar mempermudah proses belajar mengajar,” ujarnya.
Selain itu bidang kesehatan di Puskesmas juga membutuhkan perhatian, yaitu sarana dan prasarana seperti ambulance speed boad di Balai Kukup. “ Kalau untuk penyediaan air bersih di Biduk Biduk tinggal pembenahan. Kalau untuk di Batu Putih ini tinggal memasang jaringan, dan mudah-mudahan wsaktu yang tidak terlalu lama segera tersambung semua, agar masyarakat dapat segera menikmati sarana air bersih,” harap Ghazali.
Sebagaimana yang diketahui, Monev dilakukan sebagai bagian dalam proses pengumpulan data realisasi program atau kegiatan, pelaporan kegiatan, hingga penilaian dan capaian evaluasi kinerja.
“Apabila monitoring dilakukan dengan baik akan bermanfaat dalam memastikan pelaksanaan kegiatan tetap pada jalurnya, yang sesuai dengan pedoman dan perencanaan program, Insya Allah semua akan berjalan dengan baik dan terrealisasi, meskipun harus bertahap pelaksanaannya,” (adv)







