BERAU – Sekretaris Diskominfo Berau, Muhammad Sanusi bersama Kabid per Bidang mengikuti pelaksanaan workshop secara daring, yang disiarkan dari Kota Batam Kepulauan Riau, Kamis 24 Maret 2022, pagi.
Workshop yang bertajuk “Sub Urusan Informasi dan Komunikasi Publik Nasional” ini menghadirkan beberapa narasumber mewakili kementerian dan instansi pemerintah.
Salah satunya mewakili Kementerian Kominfo ada Ditjen IKP, Usman Kansong. Kemudian narasumber lain yaitu Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Informasi Publik, Hasyim Gautama. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kep. Riau, Hasan, S.Sos dan Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah II Kemendagri, Iwan Setiawan.
Ditjen IKP, Usman Kansong mengatakan, komunikasi publik merupakan bentuk komunikasi yang menjadi salah satu fungsi manajemen dan memiliki peranan penting bagi pemerintah.
Menurutnya, dengan komunikasi publik informasi yang disampaikan pemerintah diharapkan dapat mewujudkan kesadaran partisipasi, emansipasi, kesetaraan dan keadilan bagi publik dalam pembangunan Nasional.
Salah satu hasil komunikasi yang baik adalah tingkat kepercayaan terhadap pemerintah. Hasil survei yang dirilis tahun 2022 ini menyebutkan Indonesia di posisi empat besar sebagai negara dengan tingkat kepercayaan sebesar 76 persen, naik 6 persen dari tahun sebelumnya.
” Semua ini tentu tidak terlepas dari komunikasi publik yang selama ini kita lakukan,” jelasnya.
Hal tersebut menjadi indikasi yang cukup positif dalam pengelolaan komunikasi publik . Tetapi jangan sampai ini membuat kita terlena dan berpuas diri, karena di sisi lain Indonesia juga berada diposisi tinggi pada berita hoaks dengan presentase 83 persen pada posisi kedua.
Hasil tersebut mengindikasikan dengan seluruh elemen komunikator pemerintah baik lembaga maupun pranata humas dapat lebih maksimal meningkatkan kepercayaan publik baik secara kualitas maupun kuantitas.
Menutup sambutan, Usman Kansong menyampaikan pesan kepada rekan pranata humas, kepala dinas Kominfo kabupaten, provinsi maupun kota untuk ikut serta menggaungkan Presidensi G20 Indonesia yang merupakan Nation Branding. (*)







