Dukung Dunia Pendidikan, PKN Bangun Asrama Lemlaisuri bagi Pelajar di Bulungan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Tingkatkan sumber daya manusia (SDM) tidak hanya peran dari pemerintah semata, namun harus ada campur tangan pihak swasta. Salah satunya dengan memberikan kontribusi pada dunia pendidikan, seperti yang telah dilakukan oleh PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) dengan membangun asrama bagi pelajar.

Seperti yang sudah terbangun di RT 69 Jalan Sabanar Lama Kelurahan Tanjung Selor Hilir, berupa asrama bagi pelajar putri (Aspuri) yang bersekolah pada jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK) dan madrasah aliyah (MA) di wilayah Tanjung Selor.

Dimana pada hari ini telah ditempati dan di resmikan oleh Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang. Pembangunan asrama putri ini merupakan bentuk kolaborasi PT PKN dan Pemkab Bulungan, lahan seluas 2.500 meter persegi merupakan milik Pemkab Bulungan dan pembangunan dibiayai oleh PT PKN.

“Alhamdulillah setelah dilakukan peletakan batu pertama di Desember 2021 dan mulai dikerjakan pada Maret 2022, hanya dibangun selama 3 bulan pada hari ini telah diresmikan dan ditempati bernama asrama pelajar putri Lemlaisuri,” ungkap Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang kepada benuanta.co.id, Selasa 26 Juli 2022.

Baca Juga :  Sungai Kayan Meluap, BPBD Kaltara Imbau Masyarakat Waspada

Kata dia, yang menempati asrama ini tak hanya dari Bulungan saja namun ada juga yang berasal dari daerah lain. Kemudian yang tidak memiliki keluarga di Tanjung Selor maka dapat ditampung di asrama tersebut.

“Informasinya akan ada pembangunan lagi, saya harapkan tidak hanya ditambah 50 kamar tapi 100 kamar,” jelasnya.

Apa yang telah dilakukan oleh PT PKN patut mendapatkan apresiasi. Selain PKN mantan Wakapolda Kaltara ini berharap perusahaan lain yang ada di Bulungan bahkan di Kaltara dapat mengikuti jejak dari PT PKN yang telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Saya harapkan perusahaan lain di Kaltara ikut berpartisipasi seperti yang dilakukan oleh PT PKN. Karena telah peduli terhadap dunia pendidikan, saya ucapkan terimakasih,” ucap Zainal Arifin Paliwang.

Kepada penghuni asrama dia meminta beberapa hal diantaranya untuk menggunakannya dengan sebaik-baiknya. Supaya dapat digunakan dalam waktu lama dan dapat digunakan oleh pelajar di masa mendatang.

“Saya minta kepada penghuninya asrama ini selalu dijaga kebersihannya, dirawat jangan sampai kotor sehingga kelak adik-adik kalian bisa menikmatinya,” paparnya.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Komitmen Realisasikan Bantuan RT 2026

Direktur PT PKN Ir. Tria Suprajeni menjelaskan program pendidikan dan pengetahuan merupakan salah satu pilar dari 4 pilar yang dimiliki PT PKN, pilar lainnya kesehatan dan nutrisi, pilar kedua kontribusi sosial dan ekonomi, serta pilar keempat lingkungan dan budaya.

“Aspuri ini sebenarnya akan dibangun di tahun 2017, itu kami diberikan tanah oleh Bupati Bulungan namun di tahun 2018-2019 kondisi kita menurun. Barulah dapat terlaksana di tahun ini,” ujarnya.

Dia mengatakan selain asrama putri yang berkapasitas 50 orang, sebelumnya PT PKN juga telah membangun asrama putra yang beralamat di Kilometer 9 Desa Bumi Rahayu dengan kapasitas 50 orang.

“Kemudian di akhir tahun kita akan memulai lagi untuk mendirikan asrama yang kedua untuk 50 orang siswi,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga memiliki program untuk pelajar dan mahasiswa berupa pemberian beasiswa yang telah dimulai dari tahun 2010. Sehingga total putra putri Bulungan yang mendapatkan beasiswa hingga 2022 mencapai ratusan orang.

“Jadi sudah ada sekitar 859 orang yang mendapatkan beasiswa prestasi itu diluar beasiswa apresiasi. Karena kita juga punya beasiswa apresiasi itu pelajar yang dilihat dari ekonomi rendah,” jelasnya.

Baca Juga :  Jasa Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran Bermunculan, BI Kaltara: Tidak Dibenarkan

Kemudian di tahun 2022 ini, setidaknya ada 103 mahasiswa mahasiswi hasil seleksi yang akan ditempatkan di beberapa perguruan tinggi baik di Provinsi Kaltara maupun diluar Kaltara bahkan ada juga yang ditempatkan di luar negeri.

Adapun perguruan tinggi yang bekerjasama dengan PT PKN diantaranya Universitas Kaltara, Universitas Borneo Tarakan, Politeknik Pertanian Samarinda, Politeknik TEDC Bandung, Hanjing College of Information Technology, Piksi Ganesha, Universitas Kristen Maranatha, Politeknik Elektronik Negeri Surabaya, Universitas Padjadjaran dan PEP Bandung.

“Kami juga ikut program pemerintah Merdeka Belajar Kampus Merdeka belajar dimana saja. Kita sudah mengalokasikan salah satu tambang kita di daerah Kelubir sebagai tempat pengabdian, jadi yang belajar terutama mahasiswa semester 7-8 mulai 6 bulan sampai 1 tahun,” jelasnya.

Bahkan di tahun ini pihaknya menerima lagi mahasiswa sebanyak 20 mahasiswa terdiri dari 7 orang dari Universitas Padjadjaran dan 13 orang dari Sekolah Tinggi Ilmu Hayati Institut Teknologi Bandung. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *