BNNP Kaltara: Kasus Narkotika Menurun tapi Jumlah BB Meningkat

TARAKAN – Sejak tahun 2018, jumlah kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara menurun, namun jumlah barang bukti (bb) malah meningkat tiap tahunnya.

Kepala BNNP Kaltara, Brigjend Pol Samudi mengatakan, secara kuantitas jumlah penangkapan kasus narkotika memang menurun, namun jumlah bb narkotika jenis sabu juga meningkat.

Baca Juga :  Dorong Mutu Layanan RSUD Jusuf SK, Dinkes Kaltara Soroti Sistem Antrean hingga Pengelolaan Keuangan

“Pada tahun 2018 BNNP berhasil mengungkap 29 kasus, lalu tahun 2019 ada 22 kasus, selanjutnya tahun 2020 ada 16 kasus, dan di tahun 2021 ini baru 5 kasus,” ujar Samudi.

Dijelaskan Samudi, secara kuantitas jumlah kasus tahun 2021 memang lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun jumlah bb di tahun 2021 merupakan yang terbanyak.

“Dari jumlah barang bukti narkotika, tiap tahunnya malah bertambah, total tahun 2020 ada 20 kg, saat ini baru pertengahan 2021 total bb sudah mencapai 23 kg,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Porprov II Kaltara 2026, Panwasrah Mulai Pendataan Atlet Entry by Name

Peningkatan penemuan penyelundupan narkotika di Kaltara sendiri disebabkan oleh geografis Kaltara yang bersebelahan dengan negara tetangga, sehingga potensi penyelundupan narkotika juga tinggi.

“Penurunan jumlah kasus dan peningkatan jumlah bb merupakan hasil penangkapan BNNP dan BNNK, mungkin kalau ditambah pengungkapan Polda, Polres, Polsek, hingga instansi lain, bisa saja bertambah,” tuturnya.

“Secara kuantitas menurun tiap tahunnya, tahun ini juga tidak menutup kemungkinan masih akan bertambah, mudah-mudahan sesuai dengan harapan kita semua, peredaran narkotika bisa tidak ada lagi,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Gelar FGD Bareng BRIN, Sekprov Kaltara Dorong Model Otonomi Khusus Wilayah Perbatasan

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *