10 Tahun Berjuang, Akhirnya Gedung SMAN 1 Tanjung Palas Tengah akan Dibangun Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Setelah bertahun-tahun berjuang agar memiliki gedung sendiri, SMA Salimbatu yang telah beralih menjadi SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah, akhirnya tahun ini akan dibangunkan gedung baru. Hal ini agar pembelajaran para siswa lebih efektif, lantaran selama ini menumpang di SMP Negeri 1 Tanjung Palas Tengah.

“Tahun ini informasinya pembangunan gedung jadi dilakukan. Memang sudah waktunya SMAN ini punya gedung, supaya tidak mengganggu aktivitas belajar. Karena selama ini jika anak SMP yang masuk pagi maka anak SMA ini masuk siang,” ungkap Kepala Desa Salimbatu, Asnawi kepada benuanta.co.id, Sabtu 12 Juni 2021.

Baca Juga :  NTP Kaltara Turun pada September 2026, Indeks Harga yang Dibayar Petani Naik

Dia menuturkan, proses saat ini tengah dilakukan pelelangan. Untuk lahan sendiri merupakan hibah dari Pemerintah Desa Salimbatu kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara.

“Jadi lahan desa kita hibahkan untuk dibangunkan gedung SMA. Luasnya ada 2 hektare (Ha),” jelasnya.

Asnawi mengatakan, SMA Salimbatu harus melalui proses yang panjang untuk menjadi sekolah negeri. Kata dia, peran semua pihak selama ini sangat besar, hingga akhirnya membuahkan hasil menjadi SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah.

Baca Juga :  Usulan Pemberhentian Lausa Laida, Pemprov Kaltara Tunggu Perkembangan Sidang

“Sudah lama diusahakan agar punya gedung dan menjadikan negeri. Kalau tidak salah tahun 2011 lalu, akhirnya di tahun 2019 jadi negeri dan tahun ini dibangun,” sebutnya.

Di tempat berbeda, Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Provinsi Kaltara, Hasanuddin menuturkan, tahun ini pembangunan akan dilaksanakan, di mana prosesnya sudah masuk dalam tahap lelang.

Baca Juga :  Deteksi Dini Penyakit Menular di Kaltara Diperkuat

“Lahannya sudah siap, bahkan tahun 2019 lalu sudah ada hibahnya. Saat pengalihan status swasta ke negeri akan dilakukan pembangunan jika ada hibah lahan, InsyaAllah ada tahun ini,” ucap Hasanuddin.

Mengenai besaran anggaran, pihaknya tidak terlalu paham karena berada di Subbag Perencanaan Disdikbud Kaltara. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *