Diduga karena Sakit, Buruh Bangunan Ditemukan Terbujur Kaku di Kamar Rumahnya

NUNUKAN – Warga Gang H. Sumang, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan dikejutkan dengan penemuan jasad Harun (55) yang sudah dalam keadaan terbujur kaku. Harun ditemukan di dalam kamar rumahnya sekira pukul 17.30 Wita, Jumat 3 April 2021.

Harun yang selama ini bekerja sebagai buruh bangunan, diduga meninggal karena sakit yang dideritanya selama ini.

Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar SIK melalui Kapolsek Nunukan, Iptu Randhya Sakthika Putra, STK, SIK, MH, menjelaskan, Harun pertama kali ditemukan oleh rekannya yang juga saksi bernama Yorin Boimau.

Baca Juga :  Konsulat RI Tawau Fasilitasi Pemulangan 114 WNI Usai Jalani Masa Tahanan di Sabah

Saat itu Yorin datang ke rumah korban untuk menayakan keadaan korban yang memang sadang dalam keadaan sakit. Yorin menyebut, Harun memang sudah berobat ke Puskesmas Nunukan, namun diketahui belum sembuh.

Kedatangan Yorin ini pun untuk mengecek kondisi Harun. Namun saat sampai di rumah dan dipanggil-panggil namanya oleh saksi, Harun tak kunjung menjawab. Sehingga timbul kecurigaannya.

“Saksi kemudian membuka pintu rumah korban dan melihat korban sudah tidak bergerak. Saksi langsung memangil pemilik rumah yakni Muh Ramli,” kata Randhya Sakthika Putra, Ahad (4/4/2021).

Baca Juga :  Bakesbangpol Bakal Lakukan Seleksi Calon Paskibraka melalui Test CAT

Setalah melihat keadaan Harun yang sudah dalam keadaan meninggal dunia, Muh. Ramli langsung melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RT. 13 Kelurahan Nunukan Tengah dan ke Polsek Nunukan.

Mendapat laporan tersebut, personel kepolisian langsung menuju TKP yang dimaksud, dan mendapati jasad Harun. Disampaikan Randhya Sakthika Putra, menurut keterangan tetangga dan saksi-saksi dari teman korban, sebelumnya Harun memang mempunyai riwayat penyakit yang serius.

Selama ini dia sering mengeluh kurang enak badan dan sering mengkosumsi jamu saat merasa sakit. Namun dia tidak minum obat yang diberikan dari puskesmas.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Kayan 2026, Polres Nunukan Siapkan 14 Pos Pengamanan dan Pelayanan

“Menurut keterangan dari saksi-saksi bahwa korban diperkirakaan meninggal dunia sekitar jam 14.00 Wita sampai dengan  17.00 Wita, karena sebelumnya sekira jam 14.00 Wita saksi Yorin sempat bertemu di rumahnya untuk meminjam tangga,” jelasnya.

Sekira pukul 18.00 Wita jasad Harun dibawa ke rumah sakit oleh personel Polsek Nunukan untuk divisum.

“Dari hasil kesepakatan Kerukunan Keluarga Mandar, menyerahkan pengurusan pemakaman kepada pihak Rumah Sakit dan telah dimakamkan pada hari Sabtu tadi,” ungkapnya.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *