Muhammad Abi Ditemukan di Sungai Sedapur Setelah Tenggelam 3 Hari

TANJUNG SELOR – Pencarian terhadap korban balita bernama Muhammad Abi (4), yang tenggelam di Sungai Sekatak berakhir. Setelah tenggelam selama 3 hari sejak hari Kamis 11 Februari 2021, hari ini Sabtu 13 Februari 2021 jazadnya telah ditemukan.

“Korban sudah ditemukan di Sungai Sedapur sekitar pukul 15.25 wita,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud kepada benuanta.co.id, Sabtu 13 Februari 2021.

Dia mengatakan, pencarian terhadap warga Desa Ujang itu tidak terputus sejak awal dikabar terjatuh ke sungai. Dilanjutkan lagi pada hari ini sekitar pukul 09.00 wita, dengan melibatkan tim Basarnas Kota Tarakan, BPBD Bulungan, Polsek Sekatak, Koramil Sekatak, keluarga korban serta warga Sekatak lainnya.

Baca Juga :  Truk Mengular di SPBU Bulungan dan Tarakan, Pertamina Akan Atur Jam Jual Biosolar

“Kita melakukan pencarian korban dimulai dari Sungai Sekatak, Sungai Jalai dan Sungai Pentian lalu ke Sedapur,” sebutnya.

Pada pukul 13. 27 wita personel polsek mendapat informasi dari warga yang melakukan pencarian korban di Sungai Sedapur. Bahwa korban telah ditemukan di Sungai Sedapur Desa Sekatak Buji. Lokasi ditemukannya korban dengan lokasi penemuan cukup jauh lantaran saat kejadian air sungai meluap.

Baca Juga :  Ombudsman Kaltara Wanti-wanti Perusahaan Soal Kewajiban Pembayaran THR

“Menurut keterangan saksi atas Muh. Febriansyah bersama orangtua korban dan 4 orang temannya melakukan pencarian korban tenggelam di sekitar Sungai Sedapur kemudian sekitar pukul 15.25 wita, mendapat informasi dari motoris speedboat bernama Edi yang akan kembali ke Tarakan, melihat ada mayat korban di pinggir sungai dekat tambak Sungai Sedapur RT 4 ,” jelasnya.

Baca Juga :  Parepare, Makassar dan Balikpapan Jadi Tujuan Favorit Pemudik Kapal Pelni dari Tarakan

Setelah itu Saksi bersama teman-temannya mendatangi lokasi tersebut serta menghubungi tim Basarnas dan Polsek sekatak untuk mengevaluasi korban. Tidak lama kemudian tim Basarnas tiba di tempat penemuan mayat korban. “Kemudian tim Basarnas mengangkat mayat korban dari sungai untuk dibawa ke Puskesmas Sekatak,” ucap Mahmud.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Sekatak, korban lalu diserahkan kepada keluarga untuk dilaksanakan pemakaman. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *