Pencarian Balita yang Tenggelam di Sungai Sekatak Hingga Sore Ini Belum Membuahkan Hasil

BULUNGAN – Hingga pukul 15.38 Wita, Jumat 12 Februari 2021, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan masih terus melakukan pencarian seorang balita yang dikabarkan tenggelam di Sungai Sekatak, RT 1, Desa Tenggiling, Kecamatan Sekatak, Bulungan, Kamis 11 Februari 2021, sekira pukul 16.00 Wita.

“Sampai sore hari ini tim kami yang ada di lapangan maupun potensi yang ada, masih melakukan pencarian sorti kedua, yang mana sorti pertama itu sudah kita lakukan mulai pagi hingga pukul 12 siang,” ujar Kepala Basarnas Tarakan, Amiruddin kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Apresiasi Rute Baru Tarakan–Berau, Gubernur Zainal Tekankan Keselamatan Penumpang

Baca Juga: Bermain di Dermaga, Balita Diduga Jatuh dan Tenggelam di Sungai Sekatak

Dalam melakukan pencarian balita yang tenggelam itu, Amiruddin menerangkan bahwa pihaknya membagi 2 tim. Yang mana tugas tim pertama melakukan pencarian ke muara dengan jangkauan antara 1 hingga 3 nautical mile.

“Ini agak jauh dikarenakan kondisi alam yang ada di sana khususnya arus sungai yang sangat deras. Terus seru (tim) 2 kita menyisir kurang lebih 1 mil juga naik ke hulu. Kenapa kita harus mencari ke hulu juga, karena pergerakan arus kalau dia air pasang dia naik, kalau air surut dia turun. Sedangkan korbannnya kita antisipasi jangan sampai mengikuti arus pergerakannya,” terangnya.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Komitmen Realisasikan Bantuan RT 2026

“Sampai sore hari ini hasilnya masih nihil, tapi tim masih terus melakukan pencarian. Di mana tim yang terlibat itu dari Basarnas ada 6 orang menggunakan 1 unit RIB, maupun anggota Polsek dan Babinsa Sekatak, masyarakat dan keluarga korban juga. Untuk pencarian tim, biasanya kami akan melakukan pencarian hingga jam 5 sore, setelah itu kita evaluasi untuk kegiatan besok harinya,” tandasnya.

Diwartakan sebelumnya, Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud kepada benuanta.co.id, Kamis 11 Februari kemarin menyampaikan bahwa balita yang tenggelam di sungai ini atas nama Muhammad Abi dengan usia 4 tahun. Saat itu Muhammad Abi tengah asyik bermain bersama kakaknya, Muhammad Abdi 5,5 tahun di dermaga. Hanya saja saat pulang ke rumah, adiknya tidak lagi bersamanya.

Baca Juga :  Banjir Sungai Kayan Perlahan Surut

“Keterangan ibu korban atas nama Basma, sempat menanyakan anaknya yang kakak, di mana adikmu? Lalu dijawab di sana,” ucapnya.(*)

Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *