TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan menyebutkan Kalimantan Utara (Kaltara) berpotensi hujan lebat mulai 2 November 2020 hingga 4 November 2020.
Prakirawan cuaca BMKG Tarakan, William Sinaga, S.Kom menjelaskan di wilayah Kaltara, pergerakan angin umumnya dari arah barat daya, terdapat anomali ditambah suhu muka laut Sulawesi meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).
“Adanya Typhoon “Goni” di Laut Cina Selatan yang membentuk shear dan konvergensi memanjang memberikan dampak tidak langsung yaitu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Kalimantan Utara,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin (2/11/2020)
“Tinggi gelombang di perairan kalimantan utara untuk hari ini masuk kategori sedang, untuk esok hari diperkirakan kategori rendah, namun disampaikan agar tetap waspada, khususnya transportasi laut seperti perahu nelayan,” jelasnya.
Berikut wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir di wilayah Kalimantan Utara :
• 2 November 2020 : Malinau, Nunukan, KTT, Tanjung Palas Utara, Lumbis Ogong, Peso, Peso Hilir, Sei Menggaris, dan Tarakan.
• 3 November 2020 : Malinau, Nunukan, KTT, Tanjung Palas Utara, Lumbis Ogong, Peso, Sei Menggaris, Tanjung Selor, Krayan Selatan, dan Bunyu.
• 4 November 2020 : Lumbis Ogong, Peso, Sei Menggaris, Malinau selatan hulu, Tulin Onsoi, Pujungan.
Prakiraan Tinggi Gelombang 2 November 2020
Perairan Kalimantan Utara :
Arah Angin Tenggara – Barat Daya : 3 – 15 knots
Tinggi Gelombang : 1.25 – 2.50 m
Prakiraan Tinggi Gelombang 3 November 2020
Perairan Kalimantan Utara :
Arah Angin Tenggara – Barat Daya : 3 – 15 knots
Tinggi Gelombang 0.50 – 1.25 m
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli







