Gubernur Zainal Minta Industri Migas Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., meminta perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi (migas) memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam menjalankan kegiatan operasional di wilayah Kaltara.

Permintaan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan kehormatan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), bersama sejumlah pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Kota Tarakan, Rabu (14/10/2026).

Gubernur Zainal mengatakan, potensi sumber daya alam Kaltara perlu dikelola secara profesional agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu bentuk manfaat yang diharapkan ialah terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat daerah.

Baca Juga :  Usulan Bantuan UMKM di Kabupaten Nunukan Mulai Diverifikasi Pemprov Kaltara

“Kita harapkan dalam berkegiatan di Kalimantan Utara, supaya memperhatikan pengusaha-pengusaha lokal tentunya dan tenaga-tenaga ahli yang dibutuhkan diprioritaskan diambil dari tenaga lokal,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan industri migas seharusnya tidak hanya berorientasi pada kegiatan eksplorasi dan produksi, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi yang dihasilkan.

Baca Juga :  Gelar FGD Bareng BRIN, Sekprov Kaltara Dorong Model Otonomi Khusus Wilayah Perbatasan

Guna mendukung hal tersebut, peningkatan kompetensi tenaga kerja asal Kaltara dinilai penting agar masyarakat mampu memenuhi kebutuhan dan standar yang berlaku di industri migas.

Dalam sambutan resminya, Gubernur Zainal juga menekankan perlunya memperluas kesempatan bagi perusahaan daerah yang memenuhi persyaratan industri, termasuk standar keselamatan, mutu, dan ketentuan lainnya.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, Haryanto Syafri, menjelaskan, pelibatan tenaga kerja lokal telah menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan perusahaan migas di daerah.

Baca Juga :  Wagub Ingkong Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan untuk Majukan Bulungan

“Kalau untuk sumber daya manusia, tentu kita mulai dengan tenaga-tenaga lokal daerah,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, sejumlah KKKS memberikan beasiswa kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Pemerintah Provinsi Kaltara berharap keterlibatan tenaga kerja daerah dapat terus ditingkatkan seiring pengembangan sektor hulu migas. Dengan demikian, keberadaan industri tersebut tidak hanya memberikan kontribusi terhadap sektor energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina