benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Prasetyo Hadi, menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan penyesuaian atau kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi.
Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya isu di tengah masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM yang memicu keresahan publik.
“Perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina, serta atas petunjuk Bapak Presiden yang selalu mengedepankan kepentingan rakyat, maka Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga BBM,” ujar Prasetyo.
Ia menegaskan, pemerintah menjamin ketersediaan BBM dalam kondisi aman dan masyarakat diminta tidak panik maupun resah terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Kami berharap masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat, serta tidak perlu terpengaruh isu yang berkembang,” tegasnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, khususnya di media sosial.
Di wilayah wilayah Kalimantan Utara (Kaltara), harga BBM saat ini masih mengacu pada penyesuaian terakhir per 1 Maret 2026, yakni Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp13.650 per liter, Pertamina Dex Rp15.100 per liter, Dexlite Rp14.800 per liter, serta Pertamax di Pertashop Rp12.800 per liter.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Informasi valid mengenai harga BBM PT Pertamina hanya dapat diakses melalui saluran resmi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, maraknya informasi tidak valid berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Sebagai langkah edukasi, Pertamina juga telah merilis flayer resmi agar masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi.
Selain itu, mekanisme penetapan harga BBM disebut memiliki regulasi yang jelas dan tidak ditentukan secara sepihak berdasarkan spekulasi di platform digital.
Meski isu kenaikan harga sempat memicu pro dan kontra di masyarakat, Pertamina memastikan ketersediaan stok BBM dalam kondisi aman. “Pertamina juga mendukung imbauan pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak,” tutupnya.(*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







