benuanta.co.id, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan langkah baru untuk menggenjot investasi daerah.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pemerintah akan menggelar Kaltara Investment Forum (KIF) pada April 2026, dengan melibatkan pelaku usaha lintas negara.
Hal itu disampaikan Sekretaris DPMPTSP Kaltara, Rahman Putrayani, forum tersebut akan dikemas dalam kerja sama Sosek Malindo. Sejumlah pengusaha dari Sabah, Malaysia, dijadwalkan hadir untuk menjajaki peluang investasi di wilayah perbatasan Indonesia.
“Kegiatan ini kita balut dengan kerja sama Sosek Malindo, termasuk melibatkan pengusaha dari Sabah,” katanya, Senin (30/1/2026).
Menurut dia, pemerintah daerah telah mulai menyiapkan materi promosi investasi. Salah satunya dengan menghimpun data potensi daerah bersama Bank Indonesia serta organisasi perangkat daerah teknis lainnya.
“Sudah ada beberapa potensi yang akan kita tawarkan kepada investor. Ini hasil koordinasi dengan BI dan OPD teknis,” katanya.
Rahman menyebutkan, sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama yang akan ditawarkan dalam forum tersebut. Pemerintah ingin mendorong pemanfaatan potensi wisata di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) agar lebih dilirik investor.
“Kita ingin menggenjot sektor pariwisata, terutama di wilayah 3T,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga tengah menyusun konsep konektivitas wisata lintas negara sebagai daya tarik tambahan. Salah satu skema yang disiapkan adalah paket perjalanan singkat yang menghubungkan Tarakan atau Nunukan dengan Tawau, Malaysia.
“Konsepnya one night trip dari Tarakan atau Nunukan ke Tawau. Ini sedang kita matangkan bersama pihak terkait,” kata Rahman.
Ia menambahkan, koordinasi lanjutan terus dilakukan untuk memastikan kesiapan forum dan proyek yang akan ditawarkan. Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat menarik investasi baru sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kaltara.
“Kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di kawasan perbatasan,”pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







