benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara setiap hari Jumat.
Kebijakan yang baru berjalan sekitar dua pekan itu diklaim mulai menunjukkan tanda-tanda efisiensi, terutama pada penggunaan listrik dan air di perkantoran.
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan, dampak penghematan sudah mulai terasa meski program tersebut belum lama diterapkan.
“Sudah terlihat terutama pada penggunaan listrik dan air di perkantoran. Saya pastikan itu akan menurun walaupun WFH baru berlaku sekitar dua minggu,” ujar Zainal saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Menurut dia, pemerintah provinsi masih menunggu laporan resmi untuk memastikan besaran efisiensi yang dihasilkan dari kebijakan tersebut. Salah satu indikator yang akan dilihat adalah tagihan listrik dari PLN serta biaya penggunaan air dari PDAM.
“Nanti kita lihat di minggu ketiga, apakah ada penurunan pada tagihan PDAM ataupun dari PLN. Kita tunggu laporan resminya,” kata dia.
Kebijakan WFH setiap Jumat ini menjadi wajah baru tata kelola perkantoran di lingkungan Pemprov Kaltara. Selain memberikan fleksibilitas kerja bagi ASN, langkah tersebut juga ditujukan untuk menekan biaya operasional kantor, khususnya konsumsi listrik dan air.
Pemerintah provinsi berharap kebijakan ini dapat menjadi salah satu strategi efisiensi anggaran tanpa mengurangi kinerja pelayanan publik. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







