benuanta.co.id, TARAKAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Tarakan mulai meningkatkan kesiapan layanan menghadapi lonjakan penumpang pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Berbagai langkah pengamanan, mulai dari pengawasan tiket hingga kesiapan armada, disusun sebagai respons atas persoalan yang berulang setiap tahun.
Kepala Cabang PT Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengataka, meski kondisi penumpang harian masih stabil di angka 500–600 orang, pihaknya tidak ingin lengah. Ia menyebut bahwa pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa puncak arus liburan sering kali memunculkan sejumlah kendala klasik.
“Fenomena yang sering muncul adalah calon penumpang baru mencari tiket ketika kapal hampir bersandar. Situasi seperti itu membuat kawasan pelabuhan menjadi padat dan rawan munculnya keluhan,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Pelni menilai pembelian tiket mendadak menjadi salah satu pemicu utama terjadinya antrean panjang dan kerumunan yang sulit dikendalikan. Untuk itu, perusahaan kembali menggencarkan imbauan agar masyarakat membeli tiket lebih awal melalui kanal resmi seperti aplikasi Pelni Mobile atau agen penjualan yang telah terdaftar.
Selain mencegah penumpang kehabisan kursi, langkah tersebut juga dimaksudkan untuk menekan praktik percaloan yang kerap muncul pada periode Nataru. Ferdy mengingatkan bahwa tiket yang dijual di luar saluran resmi berpotensi merugikan penumpang karena tidak tercatat dalam sistem.
“Kami mengutamakan keselamatan, sehingga seluruh kursi dalam sistem tidak boleh melebihi alokasi di masing-masing pelabuhan. Dengan membeli lewat jalur resmi, penumpang terjamin mendapatkan tempat duduk sesuai ketentuan,” ujarnya.
Guna mendukung kelancaran arus liburan, Pelni Tarakan menyiapkan empat kapal yang akan beroperasi secara bergantian. Armada tersebut terdiri dari KM Lambelu, KM Bukit Siguntang, kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97, dan kapal rede KM Gandha Nusantara 05. Seluruh kapal telah melalui serangkaian pengecekan dan dipastikan siap melayani perjalanan masyarakat.
Selain kesiapan armada, Pelni juga memperkuat layanan di area pelabuhan. Penataan jalur masuk, pengaturan penumpang, serta penempatan petugas tambahan disiapkan untuk mencegah penumpukan pada hari keberangkatan.
Ferdy berharap dengan pengetatan pengawasan dan edukasi yang terus disampaikan, masyarakat lebih disiplin merencanakan perjalanan.
“Kami ingin agar angkutan Nataru tahun ini berjalan lebih nyaman dan tertib. Kerja sama masyarakat dalam membeli tiket lebih awal sangat membantu kelancaran layanan,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







