benuanta.co.id, TANJUNG SELOR — Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang menegaskan posisinya sebagai lumbung komoditas unggulan, terutama di sektor perikanan dan pertanian.
“Kekayaan maritim Kaltara menghasilkan produk berkualitas tinggi yang berpotensi besar bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Sektor perikanan di Kaltara, khususnya di daerah seperti Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan, memang sudah sangat terkenal dengan beberapa komoditas andalannya. Di antaranya, Kepiting Bakau, Udang Tiger (atau dikenal juga sebagai Udang Borneo atau Borneo Shrimp), Ikan Bandeng dan Rumput Laut.
“Salah satu kunci keunggulan komoditas perikanan dari Kaltara terletak pada budidayanya yang organik dan alami,” ucapnya.
Kata dia, praktik budidaya di tambak-tambak Kaltara, khususnya untuk udang, bandeng, dan kepiting, disebut-sebut tidak menggunakan pakan buatan. “Semua alami. Dilepas begitu saja di tambak, 4 bulan dilihat sudah pantas panen, panen. Jadi memang alami hidupnya di sana dan organik,” ucapnya.
Zainal menilai sistem budidaya yang alami dan organik ini menghasilkan cita rasa produk yang berbeda dan lebih baik.
“Terutama menjamin kualitas komoditas Kaltara mampu bersaing dengan produk dari wilayah lain,” ujarnya.
Zainal menegaskan, selain perikanan, sektor pertanian juga menjadi pilar penting yang dikembangkan di Kaltara, dengan komoditas seperti padi, kelapa sawit, buah-buahan, dan tanaman holtikultura.
“Keberhasilan sektor ini menunjukkan bahwa Kaltara tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga memiliki keunikan dan kualitas yang menjadikannya pemain penting dalam penyediaan komoditas laut dan pangan di Indonesia,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina







