benuanta.co.id, TARAKAN – Dua orang nelayan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu, 1 Januari 2025. Diduga, dua orang nelayan tersebut mengalami kecelakaan kapal di perairan Tanjung Karang, Sebatik, Kabupaten Nunukan.
Kepala Basarnas Tarakan, Syahril mengatakan, pihaknya menerima informasi pada pukul 06.30 WITA bahwa telah terjadi kecelakaan kapal perahu nelayan yang terbalik di hantam gelombang.
Diduga, kedua nelayan tersebut tengah melakukan pemasangan pukat rumput laut di perairan Tanjung Karang.
“Langsung kita berangkatkan 1 Tim Rescue Pos SAR Nunukan dan unsur lainnya yang terlibat yakni BPBD Nunukan, Polairud Sebatik, Pos TNI Sebatik dan keluarga juga masyarakat sekitar,” jelasnya, Rabu (1/1/2025).
Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung menuju Last Know Position (LKP) sekira pukul 06.50 WITA. Diketahui, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi sekira pukul 08.20 WITA.
Setelah menyisir lokasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban. Namun sayang, nyawa korban tak dapat diselamatkan.
“Penemuan korban berjarak 1,69 nautical mile dari LKP. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tegasnya.
Setelah menemukan kedua korban, Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi ke rumah duka masing-masing. (*)
Berikut data korban nelayan
– Nama : Kaharudin
Umur : 27 tahun/ Laki-laki
Alamat : Desa Setabu, Sebatik Barat
– Nama : Ardi
Umur : 27 tahun/ Laki-laki
Alamat : Desa Setabu, Sebatik Barat. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Yogi Wibawa







