benuanta.co.id, TARAKAN – Kondisi jalan di depan 3R Kelurahan Juata Permai kembali memicu keluhan masyarakat. Pasalnya, hujan selama beberapa hari terakhir membuat jalanan tersebut kembali tergenang air dan sulit dilewati.
Meskipun sempat ditimbun dengan tanah, warga setempat menduga salah satu faktor pemicu jalan tersebut rusak adalah rawa di pinggiran jalan yang alami pendangkalan.
Miyer Paembonan, seorang warga Kelurahan Juata Laut menilai kondisi jalan semakin mengganggu pengendara selama sepekan terakhir.
Dikatakan Miyer, akibat naiknya air ke ruas jalan ditambah guyuran hujan sehingga membuat jalanan tergenang air dalan waktu yang cukup panjang.
“Jalanannya susah dilewati, karena tertutup air. Kita tidak tahu apakah ada lubang dan bebatuan di jalanan itu. Kemarin sempat ditimbun tanah tapi tanahnya hanyut terbawa air,” terang Miyer yang sering menggunakan jalan tersebut.
Miyer juga menyaksikan genangan air di jalanan tersebut tak kunjung kering. “Kalau tidak hati-hati bisa jatuh. Baru agak dalam genangan airnya,” lanjut dia.
Pria yang aktif sebagai Wakil Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati itu, menduga kondisi jalan akan terbenahi bila ada penanganan pada sungai kecil disamping jalan dan juga pada ruas jalan.
“Kalau mau diperbaiki ya jalannya di kasih tinggi, kemudian diaspal lagi dan sungai kecil disebelah jalan harus dibersihkan,” kata Miyer.
Pantauan benuanta.co.id, hingga sore ini genangan air di ruas jalan tersebut belum kunjung kering. Sementara, lalu lintas kendaraan sangat aktif menyusuri jalanan di Kecamatan Tarakan Utara tersebut. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo/Endah Agustina
Editor: Matthew Gregori Nusa







