benuanta.co.id, TARAKAN – Pembangunan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) eks kebakaran Pasar Sebengkok terus dikebut pengerjaannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kota Tarakan.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya dan Penataan Ruang DPUTR Kota Tarakan, Iwan Darmawan mengatakan konsep awal perencanaan pasar tersebut dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kota Tarakan.
“Dinas Perdagangan membuat konsep perencanaan untuk bangunan pasar itu 4 lantai. Ada jalan lingkar basement untuk parkir mobil dan motor. Lalu lantai 1 sampai 3 untuk kios pedagang,” tuturnya Kamis (17/11/2022).
Pihaknya menegaskan tugas DPUTR hanya menyediakan bangunan pasar. “Kami hanya menyediakan bangunan sarana dan prasarana pekerjaanya multi years sampai tahun depan tapi sampai tahap pekerjaan konstruksi bertahap,” bebernya.

Kemudian pada tahap 1 sekarang DPUTR fokus pekerjaan konstruksi pemasangan tiang. “Tiang konstruksi bangunan itu tahap 1 nilainya Rp 9 miliar dari APBD murni tapi hanya pekerjaan konstruksi saja. Tapi kalau arsitektural belum, nanti tahap 2 arsitektural sampai finishing atap itu tahap 2,” ungkapnya.
Lebih lanjut, luas bangunan baru eks kebakaran pasar Sebengkok sekitar 6.000 meter persegi.
“Hanya 1 saja kontraktornya PT Mutiara Utama dan juga kita lakukan penataan di sekitarnya, jadi rumah-rumah yang ikut terbakar pada waktu itu yang di luar lahan pemerintah kota itu akan kita tata juga jadi jalan lingkungan tapi melalui Dinas Perumahan Perkim,” tuturnya.
Iwan pun optimis ingin membangun eks kebakaran pasar Sebengkok lebih representatif.
“Karena namanya kebakaran kasihan ini para pedagang membutuhkan tempat lagi untuk berdagang kita akan buatlah secara representatif kalau dulu kan kumuh tapi dengan pasar modern ini lebih representatif,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi







