benuanta.co.id, NUNUKAN – Suasana perayaan Idulfitri 1446 Hijriah di Kampung Tembelunu, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Banjir yang melanda kampung tersebut menjadikan jalan utama terendam. Namun kondisi ini tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk melaksanakan ibadah salat Idulfitri.
Masyarakat setempat terlihat menggunakan perahu dayung untuk ke masjid Darul Falah Tembelunu yang menjadi lokasi utama pelaksanaan salat ied. Banjir yang menggenangi pemukiman warga tersebut tidak menjadi halangan bagi mereka untuk merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa.
Ryan, salah seorang warga Kampung Tembelunu, mengatakan, meskipun kondisi banjir menyulitkan, semangat mereka untuk beribadah tetap kuat. “Walaupun banjir di kampung ini, tidak membuat semangat kami pudar untuk menuju masjid dan melaksanakan salat Idulfitri,” kata Ryan dengan penuh semangat, Senin (31/3/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh Ram, warga lainnya. “Banjir bukan penghalang untuk kami menyambut kemenangan setelah satu bulan berpuasa. Kami tetap menjalankan ibadah dengan khusyuk meskipun harus menggunakan perahu untuk ke masjid,” jelasnya.
Perayaan Idulfitri di Kampung Tembelunu tahun ini menunjukkan betapa kuatnya semangat kebersamaan dan rasa syukur masyarakat, meskipun dihadapkan pada tantangan alam yang cukup besar. Banjir yang melanda tidak mengurangi kebahagiaan mereka dalam merayakan hari kemenangan. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli