Pemprov Anggarkan Binlat Akpol dan Akmil di Kaltara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Putra dan putri daerah Kalimantan Utara (Kaltara) kini memiliki kesempatan emas untuk mewujudkan cita-cita mereka menjadi taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara tahun ini kembali menganggarkan untuk bimbingan dan pelatihan (Binlat) bagi mereka yang berminat untuk mengikuti tes masuk Akpol dan Akmil.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1988 votes

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltara, Obed Daniel Lumban Tobing menuturkan jika program ini sudah berjalan sejak tahun 2023 dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Baca Juga :  Alat Tangkap Mini Trawl, DKP Kaltara: Sesuaikan Zona Penangkapan

“Tahun ini kita kembali menganggarkan untuk Binlat Akpol dan Akmil, kita memberikan pembekalan kepada putra dan putri daerah Kaltara yang berminat untuk mengikuti tes masuk Akpol dan Akmil,” ucapnya kepada benuanta.co.id, Senin (4/3).

Dia menjelaskan walau begitu, Binlat tidak menjadi jaminan bagi seseorang langsung bisa masuk Akpol ataupun Akmil. “Secara teknis kita serahkan kepada teman-teman Polda Kaltara dan Korem 092/Maharajalila,” ujar Obed.

Binlat Akpol dan Akmil di Kaltara merupakan program kerja dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltara yang bertujuan untuk mempersiapkan dan membekali putra dan putri Kaltara agar lebih siap saat mengikuti tes masuk sesungguhnya, baik di Akpol maupun Akmil.

Program ini akan memberikan materi-materi yang dibutuhkan oleh para peserta, seperti materi akademik, fisik, dan mental.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Kabinda Kaltara Beberkan Potensi Besar Hoaks

“Harapannya, bagi yang ikut Binlat mereka ini sudah punya gambaran kalau mereka mengikuti tes Akpol ataupun Akmil. Bahwa sesungguhnya ketika mendaftar sudah tahu dimana kelemahan yang dimiliki para calon ini, sehingga mereka bisa perbaiki dan membuka peluang lulus lebih besar,” tuturnya.

Tahun ini, kata dia, tidak ada kuota berapa banyak yang bisa mengikuti Binlat Akpol dan Akmil di Kaltara. Obed mengatakan, pihaknya hanya menyesuaikan anggaran, yang masih sama dengan tahun 2023 yakni Rp 350 juta.

“Jadi untuk masing-masing menerima Rp 350 juta baik kepada Polda Kaltara maupun untuk Korem 092/Maharajalila,” paparnya.

Untuk diketahui, program Binlat Akpol dan Akmil di Kaltara mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, yang merupakan Purnawirawan Polri. Gubernur Zainal mendorong lebih banyak pemuda dan pemudi Kaltara untuk masuk Akpol dan Akmil.

Baca Juga :  Usulan CASN Pemprov Kaltara Disetujui 

Gubernur Kaltara juga berharap, program Binlat Akpol dan Akmil di Kaltara dapat memberikan bekal yang cukup bagi para peserta untuk menghadapi seleksi masuk Akpol dan Akmil. Binlat ini merupakan salah satu upaya Pemprov Kaltara untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini.

Menjadi taruna dan taruni Akpol dan Akmil, putra dan putri Kaltara tidak hanya akan memiliki karir yang cemerlang, tetapi juga akan berkontribusi bagi pembangunan dan pertahanan negara.(adv)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *