Israel akan Terus Serang Hizbullah Meski Gencatan Senjata di Gaza

Yerusalem – Israel akan mengintensifkan serangan mereka terhadap kelompok Hizbullah Lebanon meskipun kesepakatan gencatan senjata sementara tercapai dengan Hamas, demikian ungkap Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Minggu (25/2).

Gallant mengatakan hal tersebut dalam kunjungannya ke kantor pusat Komando Utara militer Israel di Safed di Galilea Hulu dekat perbatasan dengan Lebanon, lapor media lokal.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1940 votes

“Saya tiba di Komanda Utara hari ini setelah akhir pekan yang penuh dengan acara, di mana militer Israel menyerang Hizbullah dan menghantamnya.” kata dia.

Baca Juga :  Biden Peringatkan Netanyahu 'Berpikir Hati-hati' Sebelum Tanggapi Iran

“Saya datang untuk mempertimbangkan bagaimana mengintensifkan daya tembak dan kesiapan kami untuk melawan Hizbullah di mana pun dan dengan intensitas yang semakin meningkat,” tambahnya.

“Kami menyasar para aktivis dan pemimpin Hizbullah. Kami akan maju dan menyerang mereka,” lanjut Gallant.

“Jika ada yang berfikir bahwa ketika kami mencapai kesepakatan untuk membebaskan sandera di selatan (Jalur Gaza) dan serangan dihentikan sementara sehingga akan meringankan apa yang terjadi di sini, dia salah. Kami akan terus menyerang dan mengintensifkannya secara mandiri di selatan hingga kami meraih tujuan kami,” tegas dia.

Baca Juga :  Israel Sebut Iran Luncurkan Puluhan Drone ke Wilayahnya

“Tujuan kami mudah: memukul mundur Hizbullah ke tempat mereka seharusnya berada, baik dengan kesepakatan atau dengan kekuatan,” ungkapnya.

Gallant telah memberikan ancaman lebih dari satu kali untuk mendesak mundur Hizbullah hingga melewati Sungai Litani di selatan Lebanon melalui pernyataan politik maupun tindakan militer.

Hizbullah belum menanggapi pernyataan Gallant hingga saat ini.

Baca Juga :  Israel Sebut Iran Luncurkan Puluhan Drone ke Wilayahnya

Faksi Hizbullah dan Palestina di Lebanon saling baku tembak dengan tentara Israel setiap hari sejak 8 Oktober, dengan latar belakang perang Israel yang menghancurkan di Jalur Gaza, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka di kedua belah pihak selain korban jiwa di kalangan warga sipil Lebanon.

 

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *