PUPR Perkim Kaltara Gelar TNA untuk Calon Peserta Pelatihan dan Uji Kompetensi SKK

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Bidang Bina Jasa Konstruksi menggelar Training Need Asessment (TNA) untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan calon peserta pelatihan dan uji kompetensi Sertifikat Keahlian Kerja (SKK) jenjang 1 sampai 7 konstruksi.

TNA adalah proses analisis kebutuhan pelatihan yang dilakukan untuk menentukan kompetensi yang dibutuhkan oleh calon peserta pelatihan dan uji kompetensi SKK, serta mengidentifikasi kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki saat ini dengan kompetensi yang diharapkan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1941 votes

Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara, Ir. Helmi melalui Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Perkim Kaltara, Korsiana mengatakan bahwa kegiatan TNA ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) bidang konstruksi di Kaltara, sesuai dengan standar nasional dan internasional.

“Kegiatan TNA ini merupakan salah satu syarat untuk mengikuti pelatihan dan uji kompetensi SKK, yang merupakan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diakui oleh pemerintah dan industri. Dengan memiliki SKK, SDM bidang konstruksi di Kaltara dapat meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan daya saing mereka di pasar kerja,” ujar Korsiana.

Korsiana menambahkan bahwa kegiatan TNA ini akan dilaksanakan di tiga daerah di Kaltara, yaitu Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Nunukan.

Kata dia, daerah-daerah ini memiliki potensi dan kebutuhan yang tinggi untuk pengembangan SDM bidang konstruksi, mengingat banyaknya proyek-proyek strategis yang sedang dan akan dilaksanakan seperti pembangunan jalan, jembatan, pembangkit listrik tenaga air dan lain-lain.

“Di Kabupaten Tana Tidung itu tanggal 21 Februari 2024, di Gedung Baya Bepokot. Lalu Kabupaten Malinau pada tanggal 22 Februari 2024, di SMKN 2 Malinau dan tanggal 27 Februari 2024 di Kabupaten Nunukan tepatnya di Politeknik Negeri Nunukan,” sebutnya.

Korsiana menuturkan kepada seluruh calon peserta pelatihan dan uji kompetensi SKK yang berada di daerah-daerah tersebut untuk mengikuti kegiatan TNA ini dengan serius dan penuh tanggung jawab.

“Kegiatan TNA ini sangat penting untuk mengetahui kebutuhan yang ada, sehingga dapat disusun rencana pelatihan dan uji kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah,” tuturnya.

Sebelumnya, kegiatan TNA juga telah dilaksanakan di Kabupaten Bulungan tepatnya di Tanah Kuning, pemilihan lokasi ini karena berdekatan dengan kawasan industri yakni Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) atau disebut juga Kawasan Industri dan Pelabuhan Indonesia (KIPI), yang merupakan salah satu proyek prioritas nasional di bidang infrastruktur. Begitu juga dengan Kota Tarakan telah dilaksanakan kegiatan TNA.

Dengan adanya kegiatan TNA ini, diharapkan SDM bidang konstruksi di Kaltara dapat meningkatkan kualitas dan kuantitasnya, sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah ini.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *