Akses SIREKAP di Bulungan Kendala Jaringan

benuanta.co.id, Bulungan – Setelah penghitungan suara yang dilakukan sejak 14 hingga 15 Februari 2024 di 484 TPS, terus dilakukan monitoring oleh KPU Bulungan.

Komisioner KPU Bulungan, Mistang menjelaskan jika pihaknya terus memonitoring agar proses perhitungan ini tidak melebihi pukul 12.00 wita hari ini yang juga sebagai batas perhitungan suara.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1942 votes

“Tapi beberapa kecamatan yang saya konfirmasi seperti Bunyu dan Tanjung Palas Tengah proses perhitungannya selesai. Tinggal mereka proses packing lagi kotak suaranya,” ucapnya kepada benuanta.co.id Kamis, 15 Februari 2024.

Baca Juga :  Pusaka Kaltara Dukungan ZAP Dua Periode di Pilkada 2024

Sebagai keterbukaan, KPU telah menyiapkan satu link yakni Info Pemilu untuk masyarakat agar bisa memantau hasil perhitungan suara baik calon presiden dan wakil presiden, anggota DPD RI, DPR RI dan DPRD tingkat provinsi dan kabupaten kota.

Hanya saja saat ini link terbelum dapat diakses dengan baik. Mistang menyebut jika semua proses di TPS yang dapat dilihat di Info Pemilu melalui SIREKAP di masing-masing TPS.

Baca Juga :  Perindo Berau Pilih Berkoalisi dengan Incumbent di Pilkada 2024

“Kita perlu pahami kondisi SIREKAP belum semua 100 persen karena masih yang harus direkap oleh KPPS yang bertugas sebagai operator yang harus mengedit data yang menyesuaikan C hasilnya,” terangnya.

Kata dia, pada pagi tadi setelah melakukan pengecekan di Info Pemilu dari 484 TPS yang masuk baru 65 TPS. Pihaknya mengakui untuk akses SIREKAP sendiri kemarin telah dipetakan, wilayah hulu Sungai Kayan seperti Kecamatan Peso dan Peso Hilir yang mengalami gangguan utamanya jaringan internet.

Baca Juga :  Darwis Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada KTT

“Sebenarnya SIREKAP bisa bekerja dalam kondisi offline, didalam TPS itu sekalipun tidak ada jaringan mereka bisa memproses. Saat mau submit barulah mencari jaringan supaya data itu segera masuk ke server,” paparnya.

“Semalam di Tanjung Palas Tengah itu kita dapati untuk online itu ada gangguan. Semua TPS di Indonesia menggunakan itu, makanya ada kendala di server ditambah lagi kondisi jaringan yang tidak stabil,” ujarnya menambahkan. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *