Tahun Ini DPMPTSP Kaltara akan Fokus Realisasi Pembangunan Energi

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara bakal fokus kepada pengembangan sektor pembangunan dan energi.

Meski sektor investasi di Kaltara cukup banyak dan memiliki progres yang baik, namun pengembangan sektor pembangunan dan energi dianggap sebagai sektor yang paling penting karena akan menjadi sektor yang akan mendukung kemajuan sektor lainnya di Kaltara.

Saat dikonfirmasi Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman mengatakan sejak tahun 2023 DPMPTSP Kaltara memang lebih fokus terhadap pengembangan sektor Pembangunan dan Energi. Selain karena lebih diminati oleh para pemodal, sektor ini juga dianggap sesuai untuk menjadi pondasi awal kemajuan di Kaltara.

Baca Juga :  Pengadilan Tinggi Kaltara Masih Belum Punya Gedung Defenitif

“Sektor lain juga kita kembangkan, tapi fokus kita memang lebih mengedepankan Sektor itu. Karena sangat menjanjikan dan memiliki keterikatan dengan sektor lainnya,” kata Rahman pada Rabu, 10 Januari 2024.

Dijelaskanya semua sektor yang ada di Kaltara masih memiliki kekurangan dari segi Pembangunan dan Energi. Sehingga dua sektor itu harus dibangun terlebih dahulu untuk menopang sektor lainnya agar bisa lebih berkembang.

Baca Juga :  Tahun Ini Baznas Kaltara Targetkan Perolehan Zakat Sebesar Rp 3 Miliar

“Kita harus memiliki jaringan yang terkoneksi dengan energi, karena tanpa energi maka sektor lainnya akan berjalan stagnan,” lanjutnya.

“Tidak ada mesin yang bisa beroperasi, tidak ada lampu yang bisa menyala. Sedangkan semua sektor yang berhubungan dengan pembangunan butuh energi untuk aktif. Makanya sektor energi ini sangat menopang masa depan pembangunan Kaltara,” terangnya.

Di tahun 2024 sendiri, DPMPTSP Kaltara akan lebih berfokus kepada pembangunan Energi, di mana sebagian realisasi investasinya sudah berjalan sejak tahun 2023 seperti jaringan listrik dan energi ramah lingkungan yang ada di kawasan KIHI.

Baca Juga :  5 Pulau Terluar di Kaltara-Kaltim Dikunjungi Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024

“Gubernur melihat jauh ke depan mengenai masa depan pembangunan Kaltara, sehingga masalah energi ini memang menjadi masalah yang harus bisa kita atasi. Sehingga kita pun optimis kalau beberapa tahun ke depan Kaltara tidak akan lagi memiliki masalah energi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *