Kulusevski Cetak Gol Dramatis saat Spurs Imbangi City 3-3

Jakarta – Dejan Kulusevski mengemas gol dramatis di menit akhir saat Tottenham Hotspur menahan imbang Manchester City dengan skor 3-3, setelah Liverpool mencatatkan kebangkitan sensasional dengan kemenangan 4-3 atas Fulham pada Minggu malam waktu setempat.

Aston Villa juga mencetak gol pada menit ke-90 untuk memastikan hasil imbang 2-2 saat bertanding melawan Bournemouth, sementara Chelsea yang mengakhiri laga dengan sepuluh pemain menang 3-2 atas Brighton and Hove Albion.

Juara bertahan, City, terlihat akan mendekati pemuncak klasemen, Arsenal, ketika mereka unggul 3-2 atas Spurs pada menit-menit terakhir di laga yang berlangsung di Stadion Etihad.

Namun, Kulusevski menanduk bola dari umpan Brennan Johnson pada menit ke-90, untik membuat City kembali gagal mendulang poin maksimal untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Son Heung-min membawa Spurs unggul pada menit keenam, tetapi tiga menit kemudian penyerang Korea Selatan itu mencetak gol bunuh diri untuk membuat kedudukan imbang 1-1.

Gol Phil Foden membuat City berbalik unggul pada menit ke-30, tetapi Giovani Lo Celso menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sekitar 20 menit sebelum pertandingan berakhir.

Baca Juga :  Inter Perbesar Keunggulan di Pucuk Klasemen Menjadi Sepuluh Poin

Jack Grealish membukukan gol untuk sekali lagi merestorasi keunggulan tuan rumah, namun Kulusevski mencetak gol mengejutkan pada menit akhir.

“Tentu saja, itulah mengapa kita mencintai sepak bola. Itulah yang saya katakan kepada rekan-rekan setim,” kata kapten Tottenham Son seperti dikutip AFP.

“Manchester City adalah tim yang sangat besar dan salah satu tim terbaik di dunia, tetapi itulah mengapa kita mencintai sepak bola, terkadang hal seperti ini terjadi. Kami terus yakin hingga menit ke-90, jadi saya sangat bangga dengan tim,” tambahnya.

Kebangkitan Liverpool

Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Liverpool terlihat akan menelan kekalahan kandang pertama mereka di Liga Inggris sejak Oktober 2022, ketika mereka tertinggal 2-3 akibat gol Bobby De Cordova-Reid pada menit ke-80.

Namun, mereka membalikkan keadaan dengan cara dramatis melalui gol Wataru Endo dan Trent Alexander-Arnold, yang mencetak gol pada menit ke-87 dan ke-88 untuk mengunci kemenangan 4-3.

“Semua kredit untuk Fulham, mereka benar-benar bermain baik. Hari ini kami mencetak empat gol luar biasa dan beruntung pada akhirnya untuk memenangkan pertandingan, dan itu memberi tahu Anda segalanya,” kata pelatih Liverpool Juergen Klopp.

Baca Juga :  Guardiola Minta Man City Fokus pada Chelsea

Alexander-Arnold membawa The Reds unggul pada menit ke-20 ketika tendangan bebas briliannya mengenai bagian bawah mistar gawang dan masuk mengenai kiper Fulham, Bernd Leno, untuk menjadi gol bunuh diri.

Harry Wilson menyamakan kedudukan sebelum Alexis Mac Allister menciptakan momen magis untuk mengembalikan keunggulan tuan rumah, ketika pemain Argentina itu melepaskan tendangan melambung mengarah ke sudut atas gawang. Itu merupakan gol perdana Mac Allister untuk Liverpool.

Namun, Fulham berhasil menyamakan kedudukan melalui Kenny Tete sebelum babak pertama berakhir, dan tim London itu terlihat akan mengukir kemenangan sensasional saat pemain pengganti, De Cordova-Reid, mencetak gol ketiga mereka sepuluh menit menjelang waktu normal habis.

Perjuangan Liverpool belum usai. Mohamed Salah membantu Endo, yang mencetak gol dari luar kotak penalti, dan Alexander-Arnold menyarangkan bola ke gawang satu menit kemudian, memicu sorak sorai besar-besaran di Stadion Anfield.

Chelsea mencatatkan kemenangan kandang kedua mereka musim ini saat menaklukkan Brighton. Situasi itu menjadi semakin istimewa karena The Blues bermain dengan sepuluh pemain sebelum babak pertama usai akibat kartu merah untuk Conor Gallagher.

Baca Juga :  MU Segel Kemenangan atas Luton Town Berkat Dua Gol cepat Hojlund

Pasukan Mauricio Pochettino unggul di pertengahan babak pertama berkat gol-gol dari Enzo Fernandez dan Levi Colwill.

Facundo Buonanotte memperkecil ketertinggalan untuk tim tamu sebelum turun minum, dan tidak lama berselang Gallagher mendapatkan kartu kuning kedua yang mengubah jalannya pertandingan.

Fernandez merestorasi keunggulan dua gol Chelsea melalui eksekusi penalti, tetapi Joao Pedro mencetak gol pada waktu tambahan untuk menambah tekanan pada tuan rumah. Namun gol Pedro menjadi gol terakhir di laga yang dimenangi Chelsea tersebut.

Penyerang Aston Villa, Ollie Watkins, mencetak gol dengan sundulan kepala dari umpan Moussa Diaby pada menit ke-90 untuk menyelamatkan satu poin bagi pasukan Unai Emery, yang tetap menghuni posisi keempat.

Di Stadion London, Mohammed Kudus membawa West Ham unggul di babak pertama, sebelum Odsonne Edouard menyamakan kedudukan di babak kedua untuk mengamankan hasil imbang 1-1, dan memastikan Crystal Palace membawa pulang satu poin.

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *