benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Utara (Kaltara) optimis untuk menargetkan satu desa wisata dapat meraih penghargaan pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (Adwi) pada setiap tahunnya.
Diketahui selama dua tahun mengikuti ajang ini, Dispar Kaltara sukses mengantarkan dua desa wisata meraih nominasi penghargaan Adwi. Di mana pada ajang Adwi tahun 2022 Desa Wisata Pulau Sapi sukses meraih penghargaan sebagai 50 besar desa wisata terbaik nasional. Lalu pada Adwi tahun 2023 ini desa wisata Tana Kuning sukses meraih penghargaan sebagai 75 besar desa wisata terbaik nasional.
“Tentunya hal baik ini harus kita lanjutkan apalagi Kaltara memiliki banyak desa wisata yang belum mengikuti ajang ini,” kata kepala Dispar Kaltara Njau Anau pada Ahad, 25 Juni 2023.
Ia menjelaskan saat ini ada sekitar 39 desa wisata yang dimiliki oleh Provinsi Kaltara, sehingga sebelum mengikuti ajang desa wisata nasional, Dispar pun ingin menambah jumlah desa wisata lokal sebagai persiapan awal ikut ajang Adwi.
“Karena salah satu syarat untuk mengikuti ajag Adwi ini, desa wisata itu harus ditetapkan dulu sama Provinsi Kaltara, punya sistem pengelolaan dan administrasi yang jelas serta tidak bersifat musiman,” jelasnya.
“Oleh karena itu desa-desa wisata yang sudah diakui oleh Pemda harus terkelolah dengan baik agar bisa kita daftarkan untuk ikut ajang Adwi,” tambahnya.
Untuk tahun 2024 mendatang, Njau Anau membeberkan pihaknya sudah memiliki 5 kandidat desa wisata yang akan diikut sertakan pada ajang Adwi. Di mana 4 dari 5 desa wisata itu merupakan desa wisata yang gugur pada ajang Adwi tahun 2023 ini dan satu desa wisata lainnya masih diseleksi oleh Dispar Kaltara.
“Tahun ini yang kita daftarkan ada 5 desa tapi 4 desanya gugur, sehingga desa yang gugur ini kita upayakan untuk ikut pada ajang Adwi tahun depan. Sedangkan satu desa wisata lainnya masih kita cari dan kita pilah,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor: Yogi Wibawa






