Partai Kebangkitan Bangsa Bulungan Setuju Dapil Berubah

benuanta.co.id, BULUNGAN – Penetapan daerah pemilihan (Dapil) yang baru oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mendapatkan respon para pemilik suara yang duduk di kursi legislatif. Ada yang sepakat dan tidak sepakat, ada yang pro dan ada juga juga kontra terhadap keputusan tersebut.

Di Provinsi Kalimantan Utara ada 2 wilayah yang mendapatkan perubahan dapil yakni di Kabupaten Bulungan dan Nunukan berupa penambahan kursi.

Salah satu partai politik (Parpol) yang setuju adanya perubahan dapil di Bulungan adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bulungan, Muhammad Iskandar mengatakan ada 2 opsi yang diajukan KPU.

Baca Juga :  KPU Tarakan Putuskan Gelar PSU di 1 dari 3 TPS yang Diusulkan Bawaslu

“Ternyata opsi kedua yang terpilih, karena DPC PKB Bulungan memilih opsi kedua dan sudah sesuai dengan pilihan kita,” ucap Muhammad Iskandar kepada benuanta.co.id, Rabu 15 Februari 2023.

Pihaknya memilih opsi 2 karena beralasan asas keadilan dengan perubahan dapil itu sudah mewakili DPC PKB Bulungan. Pada tahun 2019  Kecamatan Tanjung Selor dan Kecamatan Tanjung Palas Timur merupakan 1 dapil.

Tapi di pemilihan umum (Pemilu) 2024 Tanjung Selor menjadi dapil sendiri dengan alokasi kursi sebanyak 9 kursi. Sementara dapil 2 terdiri dari Kecamatan Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Tengah dan Bunyu dengan alokasi ada 7 kursi. Kemudian dapil 3 terdiri Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Utara, Peso, Peso Hilir dan Sekatak dengan 9 kursi.

Baca Juga :  TKN Sebut Prabowo-Gibran Serius Wujudkan Makan Siang dan Susu Gratis

“Perubahan dapil ini telah mewakili dari aspirasi masyarakat, karena ketika dapil itu tidak pecah itu terjadi ketimpangan,” ucap pria yang sudah menjabat PKB Bulungan selama 18 tahun ini.

Lanjutnya, dengan pembagian dapil ini sudah ada keterwakilan dari masing-masing dapil dimana selama ini hal tersebut tidak terwujud.

“Ini bukan kepentingan elit parpol tapi kepentingan masyarakat,” paparnya.

Dengan terpisahnya Tanjung Selor dengan Tanjung Palas Timur menjadi dapil berdiri sendiri merupakan sinyal Tanjung Selor akan menjadi daerah otonomi baru (DOB) akan terwujud dalam waktu dekat. Apalagi Kabupaten Bulungan yang selama ini berdomisili di Tanjung Selor bisa berpindah ke Tanjung Palas.

Baca Juga :  Jokowi Sebut Pertemuan dengan Surya Paloh untuk jadi “Jembatan”

“Keraguan selama kita rasakan terjawab dengan Tanjung Selor berdiri sendiri jadi 1 dapil,” tuturnya.

Kata dia, dengan opsi kedua PKB pun telah siap, dimana pihaknya menargetkan di setiap dapil muncul 1 kursi untuk PKB.

“Dengan opsi kedua, Insya Allah PKB dapat unsur pimpinan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *