Siklon Tropis Cabha Terdeteksi di Perairan Indonesia, Ini Dampaknya

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan mendeteksi adanya bibit siklon 98W dan 97W di perairan Filipina. Spesifikasi lokasi kedua bibit siklon tersebut berada di perairan Timur Filipina dan Barat Filipina.

Forecaster BMKG Tarakan, Raa’ina Farah Nur Annisa mengatakan bahwa bibit kedua bibit ini tidak berkembang menjadi siklon dan telah menjauhi perairan Indonesia.

“Namun siklon 97W sendiri berkembang menjadi siklon tropical depresion di laut cina selatan, hampir jam 12 malam waktu Indonesia Tengah itu terdeteksi,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (1/7/2022)

Baca Juga :  Terbagi Dua Kloter, 153 CJH Tarakan Diberangkatkan ke Tanah Suci

Raa’ina menuturkan bahwa saat ini terdapat siklon tropis Cabha 17 yang berada sekitar 445 kilometer dari arah Indonesia. Adapun arah geraknya saat ini menjauhi Katulistiwa ke arah timur laut Indonesia.

“Kalau posisi dari Tarakan itu sekitar 1.540 kilometer di sebelah Utara Tarakan,” sebut Raa’ina.

Adapun siklon tropis Cabha 17 memberi dampak kepada kecepatan angin 45 knots dengan kecepatan tiba-tiba 65 knots. Siklon Cabha ini dapat berpotensi menjadi storm atau badai tropis.

“Dampak tidak langsung selama 24 jam ke depan potensi angin kencang di wilayah pesisir Kalimantan Barat, hanya saja wilayah seperti perairan Natuna dan Singkawang dapat terkena dampak tidak langsung dari Cabha itu,” paparnya.

Baca Juga :  Momen PPDB Riskan Kasus KK Tempel, Disdukcapil Antisipasi Pemalsuan Dokumen dengan Cara Ini

Dilanjutkan Raa’ina bahwa siklon tropis Cabha 17 ini tidak memberikan dampak langsung terhadap wilayah Kalimantan Utara sendiri. Untuk cuaca hujan beberapa hari terakhir disebabkan karena adanya belikan angin di wilayah perairan Kaltara.

“Dari belokan tersebut akan terjadi perlambatan masa udara jadi akan terbentuk pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut. Itu yang menyebabkan 3 hari terakhir wilayah Kaltara hujan,” sebut Raa’ina.

Baca Juga :  Bulog Beberkan Adanya Relaksasi Kenaikan Harga Beras

Hujan ini diperkirakan masih akan berlangsung selama 3 hari ke depan dengan intensitas hujan sedang hingga lebat disertai kilat petir dan angin kencang. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2854 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *