Bupati Nunukan Berharap Kearifan Lokal Pangan Lahirkan Kudapan Baru

 benuanta.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid berharap lahirnya kudapan baru khas Nunukan melalui pelaksanaan lomba cipta menu kudapan berbasis pangan lokal non tepung terigu dan non beras yang diselenggarakan oleh Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kabupaten Nunukan, pada Rabu 13 Oktober 2021.

Menu kudapan merupakan salah satu wujud kepedulian kaum ibu dalam upaya meningkatkan kreasi dalam nilai tambah produk dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Bupati Laura mengatakan, sangat berharap lahirnya menu-menu makanan baru yang mempunyai rasa enak, cara pembuatan yang mudah, menggunakan bahan-bahan lokal dan sehat bagi seluruh keluarga.

Baca Juga :  Damkar Nunukan Evakuasi Nenek 80 Tahun yang Terjebak di Kamar Mandi

“Menu makanan yang jadi juara bisa disebarluaskan kepada seluruh masyarakat. Masyarakat bisa mencoba di rumahnya masing-masing. Semoga menu itu bisa juga diminati oleh masyarakat di daerah lainnya,” kata Laura.

Selain itu, terdapat beberapa industri rumah tangga yang membuat tepung singkong, harganya relatif lebih murah, dan bisa dipakai sebagai alternatif pengganti tepung terigu di Nunukan.

Baca Juga :  Satpol PP Nunukan Jaring 55 Pelajar Bekeliaran di Jam Malam

“Menggunakan tepung singkong artinya turut membantu ekonomi masyarakat kita sendiri,” jelasnya.

Terpisah, Ketua PKK Kabupaten Nunukan, Hj. Sri Kustarwati mengatakan menu kudapan berbasis pangan lokal non tepung terigu dan non beras ini dilakukan untuk mengoptimalkan produk dari bahan baku yang ada di Kabupaten Nunukan.

“Tentu hal ini juga salah satu upaya untuk memeriahkan hari jadi kabupaten Nunukan yang ke 22 tahun. Semoga kearifan lokal tetap terjaga, serta para ibu bisa meningkatkan pendapatan di keluarganya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pastikan Program Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana, Pemkab Nunukan Tekankan Koordinasi Lintas OPD

Peserta lomba cipta menu sebanyak 27 orang dari berbagai organisasi. Setiap peserta akan mendapatkan uang pengganti sebesar Rp100 ribu yang digunakan untuk membuat olahan dan sovenir.

Pantauan benuanta.co.id, dalam kegiatan tersebut juga terlihat Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Serfianus, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, H. Junaidi. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Matthew/Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *