MALINAU – Banjir yang terjadi di Sungai Bahau Hulu belum lama ini ternyata sebelumnya juga pernah terjadi. Hal itu diterangkan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa SE.
“Sebelum kejadian ini, di tahun 2015 banjir juga pernah menimpa kecamatan di Sungai Bahau, namun banjir saat itu tidak separah dengan kejadian saat ini,” kata Wempi.
Wempi menjelaskan, banjir kali ini tidak hanya menggenangi rumah masyarakat namun juga menghanyutkan salah satu akses jalan pendukung yang ada di sungai Bahau Hulu.
“Jembatan itu merupakan akses penghubung antar desa, selama ini untuk melewati sungai Bahau yang memiliki lebar kurang lebih 30 meter masyarakat selalu mengandalkan itu (jembatan penghubung),” jelasnya.
“Namun karena situasi banjir yang parah saat ini, masyarakat di sana menjadi tidak memiliki akses ke mana pun, karena arus banjir juga menyulitkan transportasi laut,” imbuhnnya.
Meski begitu, untuk menyelamatkan kondisi masyarakat di sana Wempi mengaku telah melakukan koordinasi dengan aparatur pemerintah yang ada di wilayah Kecamatan Bahau Hulu.
“Saya sudah bilang sama camat, Kades dan RT di sana untuk utamakan keselamatan masyarakat dulu beserta kebutuhan pokok yang bisa diselamatkan. Karena kita yang ada di Pemkab ini, juga akan turun tangan untuk membantu kondisi di sana,” tutupnya. (*)
Reporter : Osarade
Redaktur : Nicky Saputra







