Gerai Efata Dirampok, Uang Puluhan Juta Raib

benuanta.co.id  TARAKAN – Sebuah gerai pulsa di Jalan Aki Balak, tepatnya di samping PDAM Persemaian dirampok oleh pria tak dikenal pada Senin (25/9/2023) malam.

Aksi pria yang mengenakan setelan serba hitam dan helm berwarna ungu itu terekam video pengawas berdurasi 01.25 detik di gerai Efata. Dalam rekaman video tersebut, pelaku juga menodongkan sebilah pisau lipat ke arah karyawan gerai tersebut.

Dengan nada memaksa pelaku mendesak para karyawan untuk memberikan barang berharga yang ada di gerai tersebut. Termasuk 3 ponsel yang ada di etalase yang dimasukan pelaku ke dalam plastik hitam.

Baca Juga :  Mantan Bupati Nunukan BS Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Kasus Pertambangan

Usai berhasil mengondol barang-barang itu, pelaku berjalan keluar gerai dengan tenang dan disusul oleh kedua karyawan yang tengah histeris.

Saat dikonfirmasi benuanta.co.id, pemilik gerai Efata Sufriyanto Tanduk menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada pukul 21.31 WITA.

Sebelum kejadian, kedua karyawan tidak mengetahui jika pelaku berniat melakukan aksi kejahatan.

“Tiba-tiba mereka ditodong sama pisau itu, jadi mereka diam,” ucapnya melalui panggilan seluler pada Rabu (27/9/2023) dini hari.

Berdasarkan keterangan karyawannya, pelaku juga menutup wajahnya dengan sebuah masker berwarna hitam.

“Pelaku berlogat Sulawesi,” ungkapnya.

Sufriyanto menduga jika pelaku telah merencanakan untuk melakukan niat jahatnya tersebut, saat menjalankan aksinya pelaku hanya seorang diri.

Baca Juga :  Suami Tersangka Dugaan Penipuan Dipatsus, Polisi Dalami Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Atas kejadian tersebut pelaku berhasil merampas uang puluhan juta ditambah 3 buah telpon genggam.

“Plastik hitam itu isinya uang, ketiga handphone itu biasa digunakan untuk menjual pulsa ke pelanggan,” imbuhnya.

Ia menerangkan jika pelaku memaksa agar kedua karyawan tersebut untuk membuka kotak berisikan uang.

“Pas pelaku sudah pergi baru mereka menangis,” tururnya.

Sufriyanto membeberkan, saat kejadian ia mengetahui jika gerai miliknya kemasukan perampok melalui CCTV.

Lantaran jarak rumah dengan gerai memakan waktu, akibatnya ia tidak sempat untuk melakukan tindakan cepat.

Baca Juga :  Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan KPK

Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, Sufrianto akan memasang loket dan menambah CCTV di etalase.

“Jadi anak-anak itu aman lah, jadi kita juga memikirkan keamanan mereka,” ujarnya.

Sufrianto meyakini pelaku merupakan warga sekitar gerai. Ia menambahkan jika pisau yang digunakan pelaku berwarna silver.

“Jadi kita tidak tahu apakah pelaku membawa kendaraan apa tidak,” pungkasnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar mengimbau agar masyarakat Kota Tarakan tetap waspada terhadap pelaku kejahatan.

“Segera menghubungi petugas jika mengalami peristiwa pidana,” tutupnya. (*)

Reporter: Okta Balang

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *