benuanta.co.id, Bulungan – Kecelakaan bus di Desa Pimping Kecamatan Tanjung Palas Utara mengakibatkan satu anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 011 meregang nyawa. Bus ini diketahui milik perusahaan sawit PT. CSL yang mengantar pelajar, Sabtu (20/8) sekitar pukul 13.30 WITA.
Bus tak dapat dikendalikan sang supir ketika menuruni Gunung Tempurau.
Dari keterangan warga yang berada di sekitar lokasi, Yudi mengatakan dirinya melihat bus amblas jatuh ke dalam jurang saat mengantar pelajar sekolah.
“Kita datang keadaan bus sudah berada di dalam jurang dan kondisinya sangat miris karena bus juga menabrak beberapa pohon yang ada di jurang,” kata Yudi.
Ia menambahkan, saat hendak menyelamatkan para penumpang, ternyata ada satu anak SD yang mengalami kondisi luka yang cukup parah hingga meninggal dunia.
“Kita tidak tahu pasti jumlah penumpangnya, tapi mayoritas mengalami luka-luka dan satu meninggal dunia,” tambahnya.
Dari keterangan warga Kecamatan Tanjung Palas Utara, Wahyu mengatakan selama beroperasi bus sekolah yang mengantar siswa SDN dan SMPN itu, memang sudah dalam kondisi yang tidak layak.
“Bus ini memang diperuntukkan oleh perusahaan untuk mengantar anak-anak karyawan yang bersekolah. Tapi jika kita lihat selama beroperasi bus ini memang sudah dalam kondisi yang riskan,” terangnya.
“Selain sudah tua, bus juga sering mengalami mogok saat beroperasi. Bahkan anak-anak juga sering mengeluhkan kondisi bus kepada saya,” pungkasnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







