benuanta.co.id, NUNUKAN – Mendeteksi penyalahgunaan narkoba, ratusan Tenaga Kerja Bongkar Muat Barang (TKBM) di Nunukan melakukan tes urin, Jumat (25/3/2022).
Pengawas TKBM dari KSOP Nunukan, Robert Tokan mengatakan tujuan dilakukanya tes urine ke 120 TKBM ini untuk mengikuti program pemerintah mencegah penyalahgunaan narkoba.
“Kami tidak mau ada binaan kami yang bekerja di pelabuhan yang terindikasi melakukan penggunaan narkoba atau pengedaran barang yang tidak diinginkan/terlarang,” kata Robert Tokan, kepada benuanta.co.id, jumat (25/3/2022).
Tes urin ini juga melakukan kerja sama dengan BNNK Nunukan, dari ratusan orang tersebut 3 orang terkonfirmasi positif narkoba yang selanjutnya akan dilakukan rehabilitasi di BNN.
Kendati terdeteksi narkoba, Robert Tokan menyebut ketiga orang tersebut tidak dikeluarkan dari TKBM Nunukan, hanya saja akan melakukan rehabilitasi. Setalah pulih dan tidak lagi dinyatakan positif narkoba akan bisa melanjutkan pekerjaannya. Tapi jika kembali melakukan hal yang sama, pihaknya tak segan-segan mengeluarkan yang bersangkutan dari TKBM.
“Kita mau mengubah orang dari yang tidak baik agar lebih baik, maka itu dia direhab sama BNN dan nantinya akan membuat surat pernyataan tidak menggunakan atau mengkonsumsi barang tersebut,” jelasnya.
Dia juga menjelaskan tes urine dilakukan secara bertahap, untuk langkah awal kepada buruh bantu terlebih dahulu, setelah itu akan dilakukan kepada buruh resmi. Dia berharap buruh resmi TKBM di Nunukan tidak ada yang menggunakan narkoba, tapi jika ditemukan terindikasi akan dilakukan tindakan persuasif terhadap yang bersangkutan.
“Mudah-mudahan tidak ada yang positif narkoba, tapi jika ada maka dilakukan tindakan sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku di TKBM,” tandasnya. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







