Gunakan Pawang Buaya, Pencarian ZA Hari Kedua Masih Nihil

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Memasuki hari kedua, tim Sar dibantu warga Desa Bebatu belum juga menemukan ZA warga Sesayap Hilir yang diterkam buaya saat hendak memacing. Berbagai cara telah dilakukan mencari korban, termasuk menggunakan jasa pawang buaya.

Kepala Desa (Kades) Bebatu, Mahmuda mengungkapkan pihaknya bersama tim Sar akan terus melakukan pencarian hingga ZA berhasil ditemukan. Meski saat ini, pihaknya belum menemukan tanda-tanda dari keberadaan buaya yang telah menghilangkan nyawa ZA.

“Kita sudah 2 hari di sini, bahkan sebagian tim ada yang tidak pulang. Kita harap korban bisa kita temukan lah, karena ini harapan semua orang,” kata Mahmuda, Rabu 22 Desember 2021.

Menurutnya, adanya kesulitan proses pencarian ZA disebabkan oleh beberapa kondisi. Selain karena area pencarian merupakan sarang buaya, di lokasi pencarian yang diduga kuat sebagai tempat buaya pemakan ZA berada juga tertutupi oleh pohon bakung.

“Di sinikan buaya sangat banyak, kita tidak tahu buaya mana yang telah memakan ZA. Makanya kita gunakan jasa pawang dan kita juga harus hati-hati juga agar tidak menjadi korban yang baru,” jelasnya.

“Lalu ada jejak-jejak buaya yang kita diduga sebagai pelakunya. Tapi areanya tertutup sama pohon bakung. Sehigga mau tidak mau, kita harus babat dulu pohonnya agar bisa menemukan ZA,” tambahnya.

Meski tidak mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencari ZA. Namun Mahmuda, berjanji pihaknya akan terus melakukan pencarian bersama dengan warganya, agar ZA tidak dinyatakan sebagai korban hilang.

“Harus kita temukan. Meski kemungkinan besarnya korban sudah meninggal, setidaknya jasadnya bisa kita bawa untuk dimakamkan,” tutupnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *