Gaung Tapa Wisyah Wakili Kaltara Pertukaran Pemuda Antar Negara Program SSEAYP 2022

benuanta.co.id, NUNUKAN – Gaung Tapa Wisyah (24), pemuda asal Kota Tarakan mengikuti program pertukaran pemuda antar Negara tahun 2022 pada program the Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) mewakili provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Gaung Tapa mengatakan, program SSEAYP adalah program pertukaran pemuda antar Negara di tahun ini dirinya terpilih dari Kemenpora dan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Kaltara.

“Kegiatannya konversi bersama pemuda dari berbagai negara asean dan juga Jepang, kami membahas tentang beragam isu di negara negara Asia Tenggara, dan harapannya dapat di implementasikan di daerah masing-masing,” kata Gaung Tapa, Ahad (11/12/2022).

Di tahun ini penyelenggaraan SSEAYP masih menggunakan konsep yang sama seperti 2 tahun sebelumnya ketika covid19, yakni memanfaatkan media elektronik untuk bertemu dan berdiskusi dengan pemuda pemudi dari beberapa negara yang ikut serta. Meskipun tidak langsung mengunjungi negara negara Asean dan Jepang seperti yang tiap tahun dilaksanakan, tapi dia pribadi tetap bersemangat dan berusaha memberikan yang terbaik dalam kegiatan ini, apa lagi membawa nama Kaltara.

Baca Juga :  652 Pengaduan THR 2023–2025 Belum Tuntas, Ombudsman Desak Pengawasan 2026 Lebih Komprehensif

Awal mula Gaung Tapa terpilih mewakili Kalimantan Utara bahwa dia telah lama aktif diberagam kegiatan kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat. Di Kota Tarakan, dia memiliki komunitas Lisan. “Komunitas saya bergerak di bidang pendidikan khususnya literasi dan seni untuk anak-anak di Kota Tarakan. Ini adalah kata dari salah satu anggota PCMI Kaltara, yang bertugas menyeleksi pemuda Kaltara untuk event ini sekaligus panitia di sana,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Resmikan USB SMA Negeri 5 dan Sarpras SMK Negeri 4 di Tarakan

Selain itu, kegiatan konferensi ini sendiri masih berlangsung setiap minggunya hingga akhir Desember, dan mereka lebih banyak membahas tentang isu di negara Asia Tenggara. Sedangkan dia fokus pada dunia pendidikan, di mana masih banyak isu terkait edukasi yang harus mendapatkan perhatian lebih, contohnya seperti ketidakmerataan pendidikan, infrastruktur yang kurang memadai di beberapa daerah, kurikulum yang berubah ubah, minat belajar anak yang semakin kurang, tenaga pendidik yang kurang dan lain sebagainya.

Namun dia percaya bahwa segala masalah yang ada, pasti ada jalan keluarnya juga. Jika bersama sama pasti akan bisa membawa perubahan yang lebih baik. Baik pemerintah, masyarakat umum dan pemuda harus dapat saling bersinergi dalam mengupayakan perubahan yang positif. “Dari program ini saya belajar banyak hal,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Zainal dan Anggota DPR RI Rahmawati Menggelar Safari Ramadan di Masjid Jami Nurul Islam Tarakan

Dia yakin pemuda Kaltara juga memiliki potensi yang tak kalah luar biasa dengan pemuda di daerah daerah lainnya. Asal ada kemauan dan kerja keras dapat terus maju dan mencapai cita-cita. Untuk pemuda Kaltara rajinlah menuntut ilmu, kembangkan bakat dan potensi diri, bisa mulai dari hobi yang di sukai terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk selalu peka akan isu di tengah masyarakat. “Saya percaya dari langkah kecil akan membawa perubahan yang basar,” imbuhnya.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *