TARAKAN – Memimpin rapat evaluasi penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengatakan, melalui evaluasi ini juga membahas berbagai masukan dari masyarakat, dan berharap hasil rapat ini menjadi pedoman bagi penyaluran Bansos berikutnya.
Termasuk bantuan sembako Pemkot Tarakan beberapa pekan lalu dari kepada 6.667 KK, saat ini belum diterima oleh 13 kelurahan, dan akan terus diselesaikan secara bertahap.
“Karena penyediaan stok di Bulog ini bertahap juga. Tapi setiap ada pasti kita salurkan. Sampai sekarang datanya itu baru 7 kelurahan yang baru tersalurkan. Jadi 13 kelurahan itu nanti sambil berjalan lah,” ujar dr. H. Khairul,M.Kes kepada benuanta.co.id, Selasa (5/5/2020).
Dalam rapat yang berlangsung selama 3 jam lebih ini juga membahas kriteria masyarakat yang terdampak Covid-19, dengan menyortir sesuai tingkat terdampaknya, dan juga kondisi asli penerima bansos secara langsung. Hal tersebut dilakukan agar penyaluran bantuan bisa tepat sasaran terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan di tengah pandemi ini.
“Tentu harus dibuat juga, karena selama ini semua melaporkan. Kita buat kriteria, supaya ada pegangan untuk semua yang di lapangan. Termasuk tim verifikator, mana yang masuk, mana yang tidak,” terangnya.
Tak hanya itu, Walikota ke 4 Tarakan ini juga menuturkan, verifikasi data penerima Bansos juga akan diperketat. Apa lagi saat ini tahap pengumpulan data bagi calon penerima Bansos juga dilakukan dari beberapa sektor.
Untuk pelaku usaha UMKM yang terdampak bisa mendaftar dan diverifikasi oleh Disperindagkop Tarakan. Sedangkan sektor Dinas Pariwisata meliputi salon, restoran, clkafe, dan hotel.
Begitu pun dengan Ojek Online (Ojol), taksi konvensional, speedboat yang tak boleh berlayar, bisa mendafar ke Dinas Perhubungan Kota Tarakan.
“Setiap data yang ada ini kami minta diverifikasi lagi atau diketahui juga oleh ketua RT masing-masing, supaya jangan ada missing itu kan. Jadi itu mekanisme yang kita sepakati,” tuturnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin







