Empat Pasar di Kaltara Sudah Gunakan Qris untuk Transaksi

benuanta.co.id, TARAKAN – Bank Indonesia (BI) Kaltara telah merilis empat pasar siap Qris pada dua kabupaten dan kota. Keduanya adalah wilayah Tarakan dan Nunukan.

Penerapan Qris di Tarakan meliputi Pasar Sebengkok, Pasar Tenguyun dan Pasar Gusher. Sementara untuk Nunukan yakni Pasar Liem Hie Djung.

Sosialisasi dan launching Pasar Siap Qris Liem Hie Djung yang terselenggara di Kabupaten Nunukan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, M.Si dan Kepala DKKUMP Sabri, pada 16 November 2022 lalu.

“Semoga dengan adanya QRIS ini, pendapatan para pedagang dan UMKM semakin meningkat karena orang belanja semakin mudah. Oleh karena itu, orang dapat menarik dirinya untuk membelanjakan sesuatu dikarenakan adanya kemudahan,” ucap Hanafiah dalam sambutannya.

Baca Juga :  Safari Ramadhan 1447 H, Irwan Sabri Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Pembangunan

Siap Qris merupakan program pencanangan pasar dan pusat perbelanjaan yang sehat, inovatif, dan aman untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Geliat Qris dari bulan September hingga November 2022 tersebut terlaksana tidak lepas dari sinergi yang terbentuk antara Bank Indonesia dengan Dinas Perdagangan kabupaten/kota serta lembaga perbankan setempat.

Melalui Pasar Siap Qris ini, diartikan pedagang pasar telah menyediakan Qris sebagai kanal pembayaran sehingga masyarakat dapat hanya menggunakan handphone untuk bertransaksi secara nontunai di Pasar menggunakan Qris.

Baca Juga :  Hermanus Dampingi Panglima TNI Tinjau Area Latihan Militer Gabungan di Sebuku

Pada perkenalan Qris pada September hingga Oktober lalu di Kota Tarakan dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Tarakan, Untung Prayitno. Ia menegaskan Qris juga merupakan bentuk peran dari masyarakat untuk menuju kota pintar atau smart city.

“Untuk menuju Tarakan Smart City, kita semua harus berperan untuk mendukungnya. Untuk itu, semua Pedagang sudah harus siap untuk Siap Qris ya,” tegas Untung.

Baca Juga :  10 Kecamatan Terdampak Banjir di Nunukan, BPBD Siaga Penuh

Pada tahun 2022, jumlah merchant Qris di Kaltara bertambah sebanyak 5.768 dan jumlah pengguna Qris sebesar 16.112 orang atau 258 persen dibanding Desember 2021. Dari program-program Bank Indonesia diharapkan dapat membantu pedagang pasar, UMKM, serta masyarakat untuk mendapat literasi keuangan digital dan membangun kebiasaan bertransaksi digital supaya transaksi menjadi lebih praktis, higienis, dan ekonomis. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *