benuanta.co.id, NUNUKAN – Sejak selesai pengerjaan jalan alternatif penghubung akses jalan Krayan Induk dan Krayan Selatan, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat sudah bisa diangkut oleh kendaraan roda empat melalui jalan tersebut.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli mengatakan terhitung sejak terjadi bencana longsor, pasokan BBM untuk masyarakat baru sekali dilakukan pendistribusian yakni pada (21/9) lalu. Namun, sejak selesai pengerjaan jalan alternatif BBM untuk masyarakat sudah mulai dipasok.
“Sejak jalan alternatif sudah ada, Rabu (6/10) sudah ada BBM yang masuk ke SPBU Krayan Selatan,” ujar Oktavianus kepada benuanta.co.id, Kamis (6/10/2022).
Dikatakannya, untuk total BBM yang sudah masuk yakni sebanyak 2 ton dan diperuntukkan untuk masyarakat di 13 Desa yang ada di Krayan Selatan.
“Untuk pendistribusiannya kepada masyarakat itu baru hari ini, jadi semuanya sudah pada antre dari pagi tadi dan langsung habis,” katanya.
Oktavianus mengatakan, untuk masyarakat yang melakukan antrean panjang hanya diberikan jatah yakni hanya 2 Liter per orangnya. Meski begitu, ia berharap dengan adanya jalan alternatif, pasokan BBM untuk masyarakat bisa kembali lancar disalurkan karena aktivitas sehari-hari masyarakat sangat bergantung dengan BBM.
Selain BBM untuk masyarakat, Oktavianus juga mengatakan pasokan BBM untuk mesin PLN juga sudah mulai diangkut melalui jalan alternatif tersebut.
“Sudah ada juga BBM untuk PLN yang masuk, kita berharapnya dengan adanya ketersediaan BBM jam operasional PLN bisa kembali normal lagi 12 jam,” tambahnya.
Namun, Oktavianus menyampaikan dari pihak PLN sudah berjanji jika nantinya stok BBM sudah tercukupi barulah jam operasional PLN bisa kembali normal selama 12 jam tidak dibatasi selama hanya 6 jam lagi.(*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli







