Puluhan Lapak Tak Dimanfaatkan, DKUPP: Kita akan Evaluasi

benuanta.co.id, NUNUKAN – Adanya temuan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) terkait puluhan lapak yang dalam pasar rakyat Liem Hie Djung atau pasar Yamker yang tidak dimanfaatkan oleh pedagang, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Nunukan akan melakukan evaluasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DKUPP Nunukan, Sabri mengatakan pihaknya dulu sudah pernah turun kelapangan untuk melakukan pengecekan dan dilakukan evaluasi, namun sekarang banyak lapak yang kembali tidak dimanfaatkan oleh para pedagang.

Baca Juga :  2 Pengedar Sabu di Nunukan Diamankan Tim Gabungan, Barbuk 81 Gram dan 42.100 Ringgit Malaysia Turut Disita

“Untuk lapak yang tidak dimanfaatkan ini, sebenarnya sudah kita komunikasikan kepada pengurus pasarnya, dan alasannya itu karena posisi di dalam pasar yang jarang dilalui oleh pembeli,” ujar Sabri kepada benuanta.co.id, Jumat (30/9/2022).

Diungkapkannya, beberapa kendala yang terjadi yakni adanya bangunan bangunan liar di luar pasar, sehingga akses untuk orang masuk ke dalam tertutup.

Baca Juga :  Langgar Aturan Keimigrasian, WNA Asal Pakistan Dideportasi dari Nunukan

“Karena hal itulah, bangunan liar tersebut di tertibkan, karena itu adalah area seharusnya jadi lahan parkir pasar,” katanya.

Sabri menilai, jika nantinya lahan parkir tersebut sudah difungsikan maka akses keluar masuk pasar pun jadi lebih lancar, karena berdekatan dengan pintu masuk pasar. Ditegaskannya, jika nanti lahan parkir pasar difungsikan, pihaknya akan melakukan evaluasi pedagang yang tidak menempati lapaknya.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke-37, Bank Raya Hadirkan Pengalaman Raya Active melalui Jalan Sehat

“Kita akan lakukan evaluasi, kalau lapaknya tetap tak digunakan meski telah ada evaluasi, jadi kemungkinan besar lapak tersebut akan kita berikan ke pedagang lainnya yang mau berjualan,” tegasnya.(*)

Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *