Tekan Inflasi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Bulungan Gelar Pasar Murah

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dalam rangka menekan inflasi volatile food atau kenaikan harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bulungan melaksanakan Gerakan Pasar Murah yang diperuntukkan bagi warga Tanjung Selor.

Tanjung Selor masuk dalam 5 besar penyumbang tertinggi inflasi di Indonesia, Presiden Joko Widodo pun meminta Bupati Bulungan melakukan upaya penurunan harga pangan di wilayahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bulungan, Sa’diah Yunus menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan salah satu kegiatan dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan yang dicanangkan oleh Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP).

Baca Juga :  Hari Ketiga Lebaran Pantai Tanah Kuning-Mangkupadi Diserbu Wisatawan Lokal

“Kita di daerah menindaklanjuti dengan gerakan pasar murah ini, karena kita ketahui Tanjung Selor masuk didalam urutan kelima inflasi tertinggi di Indonesia,” ucapnya Sa’diah Yunus kepada benuanta.co.id, Ahad 18 September 2022.

Dia mengatakan bahan pokok yang dijual dalam pasar murah itu merupakan komoditi yang menjadi penyumbang inflasi di antaranya cabai rawit, telur ayam, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng dan lainnya.

“Jadi tadi ada pemberian bibit cabai yang dilakukan Dinas Pertanian karena memang cabai ini penyumbang inflasi pangan di Kabupaten Bulungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Tetap Beroperasi, Bapenda Alihkan Pembayaran Pajak Online Selama Libur Panjang Lebaran

Kata dia, sebelumnya cabai rawit tembus ratusan ribu kini telah turun, saat digelar pasar murah harganya hanya Rp60 ribu per kilogramnya. Lalu disusul telur ayam harganya Rp 60 ribu per 1 rak, bawang merah sebesar Rp 35 ribu per kilogram, bawang putih sebesar Rp 24 ribu per kilogram,

Kemudian gula pasir harganya Rp 15 ribu per kilogram, minyak goreng merek Favorit sebesar Rp 15 ribu per liter dan cabai keriting Rp 60 ribu per kilogram.

“Jadi barangnya kita stok dari pedagang setingkat agen, yang jelas harganya lebih murah dari yang ada di pasar. Pekan depan kita gandeng dengan Bulog,” paparnya.

Baca Juga :  Libur Panjang Usai, Kunjungan Pasien di RSUD Tanjung Selor Meningkat

Sa’diah menyebutkan, untuk telur didatangkan dari luar Kaltara tepatnya dari Samarinda, sedangkan sayuran memanfaatkan hasil pertanian dari kelompok wanita tani (KWT) yang tersebar di beberapa wilayah di Bulungan, yang merupakan kerjasama Dinas Ketahanan Pangan dengan TP PKK Bulungan.

“Sayuran ini kita manfaatkan sayuran dari binaan kita dari KWT itu dari Tanjung Buka, SP 6, Tanjung Palas dan lainnya,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *